Hapus! 8 Aplikasi Ini Sangat Berbahaya, Sudah banyak Korban

GOOGLE telah menghapus dan memblikir 8 aplikasi dari goole play store sebab diindikasikan berbahaya bagi pengguna android.

Delapan aplikasi ini disebut mampu menipu pengguna dan mengambil uang mereka tanpa sepengetahuan korban.

Penepuan aplikasi berbahaya android ini pertama kali dilaporkan oleh perusahaan kemanan siber, Trend Micro.

Mereka melaporkan bahwa aplkasi berbahaya ini diduga menipu pengguna Android dengan menawarkan jasa pengembangan uang kripto palsu dan hanya memanfaatkan kelengahan korban.

Trend Micro juga menjelaskan, modusyang digunakan adalah mendaftarkan para korban ke layanan berlangganan utnuk mendapatkan keuntungan dari uang kripto yang ditambang.

Namun, setelah dianalisis, aplikasi berbahaya ini hanya menipu korban agar menonton iklan dan membayar layanan berlangganan.

Loading...

Biaya berlangganan bulanan rata-rata 15 Dollar AS atau sekitar Rp. 216 ribu, tanpa mendapatkan imbalan apa pun.

“Kami baru-baru ini menemukan delapan aplikais seluler menipu yang menyamar sebagai aplikasi penambangan awan cryptocurrency.

Di mana pengguna dapat memperoleh uang kripto dengan menginvestasikan uang ke dalam operasi penambangan cloud.” Tulis pernyataan Trend Micro yang dilansir dari Kumparan.

Loading...

Sebagian besar delapan aplikasi iyang melanggar ini dapat diunduh gratis, tetapi yang satu berharga 5,99 dollar AS (Rp. 86 ribu) dan yang lainnya dihargai 12,99 dollar AS (Rp. 187 ribu).

Parahnya lagi, dalam beberapa kasus ada aplikasi yang sudah diunduh lebih dari 100.00 kali dari Google Play Store.

Trend Micro juga telah melaporkan temuannya ini kepada Google, sehigga delapan aplikasi berbahaya tersebut telah dihapus.

Namun, walaupun demikian, jika kamu ternyata sudah mendownloadnya, maka segera hapus secara manual.

Aplikasi Berbahaya Yang dihapus Google

  • BitFunds – Crypto Cloud Mining
  • Bitcoin Miner – Cloud Mining
  • Bitcoin (BTC) – Pool Mining Cloud Wallet
  • Crypto Holic – Bitcoin Cloud Mining
  • Daily Bitcoin Rewards – Cloud Based Mining System
  • Bitcoin 2021
  • MineBit Pro – Crypto cloud Mining & btc miner
  • Ethereum (ETH) – Pool Mining Cloud.

Selain itu, kamu juga harus waspada terhadap penawaran aplikasi penambang uang kripto.

Trend Micro mengatakan masih ada lebih dari 120 aplikasi serupa yang membantu pengguna menambang cryptocurrency palsu tersedia secara online.

Loading...

Ada hal yang kamu perlu perhatikan jika tetap ingin menginstalll aplikasi penambnag uang kripto atau alinnya di Google Playstore.

Kamu harus membaca ulasan aplikasi dengan cermat. Jika itu merupakan penipuan biasanya akan menerima banyak kritikan dan rating satu bintang.

Selain itu, diingatkan kembali kalau 1 November 2021 WhatsApp Tak Bisa Dipakai di Android dan iPhone Ini

Loading...

Sebagai aplikasi perpesanan populer di dunia, WhatsApp terus memperkaya fitur di aplikasinya.

Namun, pembaruan fitur-fitur di WhatsApp hanya akan mendukung sistem operasi tertentu, terutama yang versi terbaru.

Alhasil, sistem operasi yang berusia cukup lama, kemungkinan besar tidak akan mendapatkan pembaruan aplikasi WhatsApp.

Semakin lama usia sistem operasi tersebut, dukungan WhatsApp akan semakin berkurang, hingga tidak lagi didukung sepenuhnya.

Loading...

Di laman resminya, WhatsApp menginformasikan bahwa smartphone yang menjalankan sistem operasi lawas Android 4.0.4 dan iOS 9, atau bahkan yang lebih lama dari dua versi itu, tidak akan bisa menggunakan WhatsApp per 1 November 2021.

“WhatsApp tidak akan lagi mendukung ponsel Android yang menjalankan sistem operasi 4.0.4 dan yang lebih lama pada 1 November 2021. Silakan ganti perangkat yang mendukung atau simpan riwayat perpesanan sebelum tanggal tersebut,” tulis WhatsApp dalam laman resmi.

5 Fitur Baru WhatsApp yang Layak Dicoba dan Cara Menggunakannya
Usia dua sistem operasi itu memang sudah lebih dari lima tahun.

Android 4.0 Ice Cream Sandwich dirilis pada tahun 2011, yang artinya usia sistem operasi itu kurang lebih sudah sepuluh tahun.

Sementara iOS 9 yang diluncurkan Apple tahun 2015 tahun ini sudah memasuki usia keenam.

Dilansir KompasTekno dari CT Post, Rabu (25/8/2021) ada beberapa perangkat yang menajalankan sistem operasi Android 4.0.4 dan iOS 9. Beberapa di antaranya adalah:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Android:

Samsung:
Galaxy Trend Lite
Galaxy Trend II
Galaxy SII
Galaxy S3 mini
Galaxy Xcover 2
Galaxy Core
Galaxy Ace 2

LG:
Optimus F7
Optimus F5
Optimus L3 II Dual
Optimus F5
Optimus L5
Optimus L5 II
Optimus L5 Dual
Optimus L3 II
Optimus L7′
Optimus L7 II Dual
Optimus L7 II
Optimus F6
Optimus L4 II Dual
Optimus F3
Optimus L4 II
Optimus L2 II
Optimus Nitro HD dan 4X HD
Optimus F3Q.

Sony:
Xperia Miro
Sony Xperia Neo L
Xperia Arc S

iPhone:
Apple iPhone SE
Apple iPhone 6S
Apple iPhone 6S Plus

Cara cek versi Android dan iOS
Jika smartphone Anda tidak masuk dalam daftar tapi belum mengetahui versi sistem operasi yang digunakan, bisa dicek secara manual.

Di perangkat Android, cara cek versi OS Android bisa dilakukan dengan mengakses menu Setting/Pengaturan > General/Umum > About/Mengenai.

Informasi sistem operasi biasanya terletak di bagian bawah.

Karena antarmuka (UI) masing-masin ponsel Android berbeda, kemungkinan langkahnya agak sedikit berbeda pula.

Sementara di perangkat iPhone, bisa dilakukan dengan cara buka menu Setting/Pengaturan > About Phone/Tentang Ponsel.

Informasi versi sistem operasi biasanya ada di bagian bawah.

Jika ternyata perangkat masih menjalankan sistem operasi lama, tidak ada salahnya segera memperbarui ke versi terbaru, jika masih mendukung.

Khusus untuk pengguna iPhone di atas, Apple mengumumkan bahwa tiga model tersebut akan bisa mendapatkan pembaruan iOS 15.

Jadi, jika pengguna iPhone SE, iPhone 6S, dan iPhone 6S Plus masih menjalankan iOS versi lama, sebaiknya segera memperbarui iOS ke versi terbaru.

(NKRIPOST/Oretzz/kompas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *