Guru, Komite Sekolah Bersama Orang Tua Murid Gotong Royong Membangun Ruang Belajar SMP N Nunuh Posmanu

BAGIKAN :
Komite Sekolah Dan Orang Tua Murit,Bersama Para Guru Bergotong Royong Membangun Ruang Belajar SMP N Nunuh Posmanu

Nkripost, TTS – Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang bisa digunakan untuk mengubah dunia,sebagai paspor untuk masa depan, untuk hari esok yang dimiliki oleh mereka yang mempersiapkannya hari ini”.

Namun hingga saat ini masih banyak sekolah di pelosok-pelosok desa yang masih kekurangan ruang belajar. seperti yang dialami saat ini oleh SMP N NUNUH POSMANU, yang terletak di desa Fatulunu,kecamatan Amanatun Selatan,Kabupaten TTS,yang memiliki 190 siswa/i yang terbagi atas 6 rombongan belajar, dan 12 guru honorer tetapi belum memiliki tempat kegiatan belajar.

Kepala Sekolah SMP Negeri Nunuh Posmanu Jemrif Nome S.Pd.M.Pd. dalam tuturnya pada awak media,(19/10/2020) bahwa, selama ini mereka menitipkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di lokasi SD Inpres Sahan.

Baca Juga: SMP Negeri Nunuh Mosmanu Mengumumkan Hasil Kelulusan Langsung di Rumah Murid

SMP N Nunuh Posmanu sudah memiliki SK yang di keluarkan pada tanggal 6 desember 2017,tetapi belum memiliki Ruang belajar.

Dan akhirnya kepala sekolah dan komite beserta para orang tua murid dan juga para guru dengan satu hati bergotong royong untuk membuat ruang belajar darurat agar bisa melancarkan kegiatan belajar mengajar.

Selain kepala sekolah,ada juga kontribusi dari kepala desa Kokoi Yunus Missa ,dan juga juga kepala sekolah SMTK Iman Posmanu Jitro Tefa,S.Pd yang membantu memberikan kontribusi untuk melancarkan kegiatan gotong royong tersebut.

Baa juga : Kepala Sekolah SMP N Nunuh Posmanu Mengontrol Siswa Belajar dari Rumah

Kronologis singkat SMP N Nunuh Posmanu dari dulu hingga kini:
sebelum terbentuknya SMP N Nunuh Posmanu,Sekolah tersebut sudah lama didirikan dengan nama SMP TERBUKA,yang masih berkecimpun di bawah SMP N 1 Amanatun Selatan,dan akhirnya menghasilkan banyak orang, termasuk 4 guru honorer sekarang ini,mereka menyelesaikan pendidikan SMP di sekolah tersebut.yakni, Neri Y. Tuan, S. Pd, Norce Banu Ati S. Pd, Marni Ati S. Pd dan Renisan Wati Missa, S. Pd.

Sebagai harapan dari kepala sekolah Jemrif Nome,S.Pd,M.Pd bahwa,”semoga dengan pergerakan sekecil ini,pemerintah bisa cepat memperhatikan kami untuk kedepan kami bisa memperoleh ruang belajar,demi menyelamatkan generasi yang akan datang.”.harapnya.(rey)

Publikasi : 19 Oktober 2020 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami