Giat Program Pembangunan Daerah Perbatasan, SN-KT Bangun Gapura Pintu Masuk Kabupaten Malaka

Nkripost, Makaka- Pasangan calon (paslon) Bupati, Dr. Simon Nahak, SH, MH yang berpasangan dengan Calon Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, S. Sos yang akrab dikenal Kim Taolin dengan tagline Paket SN-KT memiliki sejumlah program pembangunan daerah perbatasan.

Dari sejumlah program daerah perbatasan, SN-KT mendesaign kegiatan pembangunan tiga gapura pintu masuk Kabupaten Malaka yang terletak di batas Selatan, pintu masuk dari Kabupaten TTS. Batas Barat, pintu masuk dari Kabupaten TTU dan batas Utara, pintu masuk dari Kabupaten Belu.

Cabup Simon dalam setiap orasi kampanye mengatakan wajah Kabupaten Malaka harus diperindah. Selain memperindah wajah Kota Betun, sebagai ibukota Kabupaten Malaka, perlu dibangun gapura pintu masuk. Sehingga, orang tahu ketika masuk wilayah Kabupaten Malaka.

“Di gapura itu dituliskan, selamat datang di Kabupaten Malaka Kabupaten Berbudaya,” kata Cabup Simon dalam setiap orasinya saat kampanye.

Dijelaskan, gerai batas Malaka dengan pusat ole-ole perbatasan dibangun untuk menunjukkan kekhasan Malaka. Di setiap Gapura “Selamat Datang” dan jalan dua jalur, dilengkapi dengan Rest Area (Tempat Istirahat) yang menyediakan berbagai macam kuliner, hasil bumi dan produk-produk lokal.

“Ini ole-ole perbatasan, yang bisa dinikmati langsung maupun dibawa pulang sebelum meninggalkan Malaka, mirip gerai duty free, pengunjung akan disajikan konter-konter menyediakan pangan lokal dan hasil kerajinan setempat yang dapat dijadikan sebagai buah tangan,” kata Cabup Simon.

Loading...

Jika tidak sempat belanja di gerai dalam kota, maka tak perlu khawatir karena lapak-lapak di perbatasan menyediakan apa yang dibutuhkan. Di sini juga akan disiapkan informasi pariwisata Malaka, sehingga pengunjung memiliki informasi destinasi dan pilihan wisata yang bisa dinikmati.

Selanjutnya, gerai batas Malaka mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariswisata Malaka. Gerai batas Malaka mempertemukan pembeli dan penyedia produk lokal baik pangan maupun kerajinan. Selain itu, mendorong akselerasi pertumbuhan dari pinggiran Malaka. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *