Ratusan Mahasiswa Duduki DPRD Kab. Gorontalo Suarakan Jokowi Segeralah Mundur dari Presiden

BAGIKAN :

GORONTALO- NKRIPOST.COM- Ratusan Mahasiswa Duduki DPRD Kab. Gorontalo, meminta segera turunkan Jokowi lanjut Massa aksi menggelar sidang rakyat di DPRD Kabupaten Gorontalo.

Lanjut para mahasiswa mengajukan sejumlah tuntutan. Selain penolakan RUU KUHP dan revisi UU KPK, massa aksi turut menyuarkan sangat antusias segeralah tuntutan turunkan Jokowi lantaran dinilai gagal total menjaga kedaulatan Indonesia. Mendingan kita kehilangan Jokowi dari pada kita kehilangan martabat dan bangsa kita yang Hingga saat ini terus bergejolak diberbagai daerah belahan nusantara.

Gelombang aksi mahasiswa di Limboto, Kabupaten Gorontalo terus berlanjut. Setelah melakukan orasi di depan kantor DPRD Kabupaten Gorontalo, massa aksi merengsek masuk dan menduduki kantor DPRD Kabupaten Gorontalo.

Kemudian itu hampir sempat terjadi ketegangan antara massa aksi dan petugas pengamanan di depan pintu masuk Gedung DPRD Kabupaten Gorontalo. Massa yang merengsek masuk dihalau petugas. Namun aksi itu mereda setelah sejumlah perwakilan massa diperkenankan masuk ke dalam Gedung DPRD Kabupaten Gorontalo.

Di dalam Gedung DPRD Kabupaten Gorontalo, perwakilan massa bergerak
ke dalam ruang sidang. Sambil berorasi mereka meminta kehadiran pimpinan DPRD Kabupaten Gorontalo.

Situasi agak memanas ketika beberapa massa aksi menggebrak meja. Mereka mendesak agar pimpinan DPRD Kabupaten Gorontalo segera menemui massa aksi. Beberapa saat kemudian, pimpinan dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Gorontalo menemui massa aksi.

Massa aksi lalu menyampaikan beberapa tuntutan. Di antaranya menggelar sidang rakyat. Dalam sidang rakyat yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Syam T Ase, massa aksi menyampaikan penolakan atas kebijakan kontroversial DPR dan pemerintah. Di antaranya pengesahan revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang dinilai melemahkan posisi KPK dalam memberantas korupsi di tanah air.

Kami juga menolak RUU KHUP yang di dalamnya terdapat pasal karet. Salah satunya pasal penghinaan presiden yang tak ada kejelasan antara mengkritik dan menghina,” kata Koordinator Lapangan Nurdin Wajipalu.

Terkait sejumlah persoalan yang ada, massa aksi menilai kepemimpinan Joko Widodo dianggap gagal total.

Sekali lagi Presiden Joko Widodo gagal total dalam menjaga Indonesia,” ujar Nurdin.

Sejalan pernyataan Nurdin tersebut, yel-yel “Turunkan Jokowi” menggema. Massa aksi meneriakkan yel-yel “Turunkan Jokowi” karena begitu banyak persoalan di negeri ini yang tak tertangani. Bahkan ironinya sejumlah kebijakan dikeluarkan mencederai hak dan demokrasi rakyat.
Tutup rabu 25/09/2019

Editor : Zulkarnain
Pewarta : Wandi
Copyrigth@2019|NKRIPOST.Com
Jakarta – Gorontalo

Publikasi : 25 September 2019 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami