Gelagar Di Desa Bele Hilang Dicuri

Babinsa Bersama Aparat Desa Meninjau Jembatan

Nkripost, SoE/TTS – Gelagar atau pembatas pipa jembatan di desa Bele, kecamatan ki’e Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) NTT ini sudah hampir 2 minggu hilang dicuri oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Kepada NKRIPOST.COM 20/04/2021, Salah satu warga Desa Bele Husni Natonis mengatakan bahwa pencurian Gelagar tersebut hingga hari ini masih dalam tahap pencarian dan belum ditemukan pelaku pencurian pipa tersebut.

“Sampai hari ini belum tahu siapa yang sudah mencuri pembatas pipa Jembatan itu sehingga masih terus mencari pelakunya.” Ujar Husni

Menurut Husni, sebagai atasan, pemerintah harus memperhatikan hal tersebut karena lokasi jembatan itu adalah jalan berstatus yang kabupaten.

“ini pipa dong su ilang hampir 2 minggu tapi tidak ada respon dari pemerintah juga padahal ini jalan kan statusnya kabupaten”. Imbuhnya.

Loading...

Lanjut Ia menambahkan, setelah dua Minggu berlalu, baru ada peninjauan dari Babinsa dan dan beberapa aparat desa Bele.

“Baru saja hari ini Babinsa Lukas Liu mendapatkan informasi dan Ia langsung menuju ke lokasi untuk melihat langsung kejadian tersebut.
Lukas yang di dampingi salah satu aparat Desa Bele,Simon Selan ketika melihat hal tersebut mereka langsung mengatakan, kejadian ini kita akan ikuti perlahan-lahan agar kalau bisa kita mengatasi masalah tanpa masalah.”jelasnya

Akan tetapi Husni mengatakan bahwa kondisi tersebut harus segera di tindaklanjuti, agar menghindari hal-hal yang tidak di inginkan dapat terjadi di kemudian hari.

Loading...

“kehilangan pipa pembatas tersebut harus segera diperhatikan agar tidak memakan korban, karena menurutnya jembatan tersebut tidak jauh dari rumah warga, takutnya mereka bermain dan bisa jatuh ke sungai.”Tegas Husni

Hal tersebut di sampaikan Husni mengingat sebelumnya kejadian yang ditakutinya tersebut telah menelan korban akibat hilangnya pipa Jembatan tersebut.

“Baru saja beberapa hari lalu hampir saja salah satu orang tua jatuh ke sungai karena kebiasaan mereka biasa melintasi jembatan itu dengan berjalan kaki ,mereka harus memegang pada gelagar tersebut.”Tutupnya.

Nkripost.Com
Biro TTS
Rhey N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *