Gegara Baliho Jangan Benturkan TNI Dengan HRS

Prajurit TNI menertibkan spanduk tidak berizin saat patroli keamanan di Petamburan, Jakarta, Jumat (20/11/2020). 

NKRI POST.Com NTB – Kepala Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) Nusa Tenggara Barat (NTB) H.Fatoni Abdul Azis bersuara lantang, mengaku mendukung Front Pembela Islam (FPI) Pimpinan Habib Rizieq Syihab (HRS).

“Saya mendukung HRS dalam menegakkan amal makruf nahi mungkar.” tegas Fatoni.

Hal ini dikatakan Haji Fatoni Abdul Azis saat ditemui wartawan media ini bertempat di kantor Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi,Kabupaten Lombok Barat NTB pada Selasa (24/11/2020).

Baca Juga: Aksi Demo Tolak Kedatangan HRS ke Riau Dinilai Konyol

Fatoni menjelaskan Amar Makruf Nahi Mungkar, Prilaku yang diperintahkan Allah SWT. Maka prilaku itulah yang dilakukan HRS.

Dalam istilah Fiqh lanjut Fatoni “Amar Makruf Nahi Mungkar disebut Al Hisbah perintah yang ditujukan kepada semua masyarakat untuk mengajak atau menganjurkan prilaku kebaikan mencegah prilaku buruk.” Jelas Fatoni.

Loading...

Sebagaimana Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang artinya ” Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar.Merekalah orang-orang yang beruntung ( QS Ali Imran 104).” Kata Fatoni.

HRS itu bukan pemberontak yang harus dilawan. HRS adalah salah satu ulama besar dari sekian banyak ulama yang hanya menyerukan amal makruf nahi mungkar kepada masyarakat.

Indonesia sebagai negara demokrasi diberikan kebebasan melakukan ekspresi kebaikan. Bahkan Fatoni mengutip kata bijak Jenderal besar Sudirman berkata “Kebebasan berarti bebas melakukan semua kebaikan, bukan bebas melakukan semua kejahatan tanpa boleh di adili.” Tutur Fatoni.

Loading...

Terkait ada baju loreng yang menurunkan Baliho HRS ternyata Fatoni sebut tidak setuju. Alasannya karena urusan Baliho tugas Pol.PP. Jika Pol PP tidak sanggup dapat dilakukan penegakan hukun oleh Polisi.

Fatoni mengakui bahwa selama ini TNI,Polri,Pol PP dan masyarakat kerap bekerjasama contohnya jika ada bencana alam, banjir, gempa bumi. Donor darah dan lain-lain.

Yang perlu menjadi perhatian pemerintah pusat saat ini adalah diharapkan fokus mengatasi ekonomi dan Covid-19.

Tidak perlu terlalu berfikir terkait HRS dan FPI karena bukan sebagai ancaman bagi bangsa dan negara ini.

Selain ekonomi dan Civid-19 Yang perlu di perhatikan pemerintah pusat melalui Presiden Jokowi dan TNI adalah menjaga keamanan masyarakat di Papua dari ancaman dan propaganda Kelompok Seperatis Organisasi Separatis Papua Merdeka (OPM) di Papua.

OPM itu Inkonstitusional. Pengacau keamanan. Ingin memisahkan diri dari NKRI. Oleh karena itu perlu kita hajar.

Fatoni berharap jangan HRS bersama FPI dibentur- bentur kan dengan TNI. Karena TNI berasal dari rakyat dan digaji oleh rakyat.

Fatoni berharap jika diijinkan pemerintah, dirinya “siap datang menemui Imam Besar HRS untuk mengajak berangkat ke Papua melawan OPM agar masyarakat disana dapat hidup damai tenteram dalam bingkai NKRI.” tutupnya.

Loading...

Taqwa NTB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *