Forum Lintas Media Dan Insan Pers Jepara Silaturahmi Dengan Kapolres Jepara

Forum Lintas Media Dan Insan Pers Jepara Silaturahmi Dengan Kapolres Jepara

Pers sebagai fungsi kontrol sosial dan mitra kepolisian serta pemerintah dalam membangun kebebasan pers yang beradab.

Nkripost, Jepara – Seminggu ini dunia jurnalistik Jepara di penuhi dengan berita-beriita miring, tentang perilaku insan pers yang bekerja di Kabupaten Jepara dan melakukan tugas peliputan di beberapa instansi pemerintahan.

Sementara sebagai sebuah hasil berita, terbaca ada ambiguitas dari nara sumber Budi Santoso sebagai ketua organisasi wartawan di Jepara, dalam pernyataan nya seolah-olah mau Persona non grata kan dan memberangus rekan-rekan media lain yang tidak tergabung di organisasi yang dia pimpin, semestinya dia harus memahami isi dan bunyi Pasal 7 Angka 1 Wartawan bebas memilih organisasi wartawan sesuai UU Pers No.40 Tahun 1999, sebagai 4 Pilar Demokrasi ada empat, yaitu Lembaga Eksekutif, Legislatif, Yudikatif, dan Kebebasan Pers.
Kamis, Jam 11.00 WIB di ruang Aula Endra Dharmalaksana, pihak Kapolres Nugroho Tri Nuryanto, SH, SIK, MH, memberikan keterangan awal dalam ranah penegakan hukum di Polres Jepara, akan mengedepankan ultimum remedium Hal ini memiliki makna apabila suatu perkara dapat diselesaikan melalui jalur lain (kekeluargaan, negosiasi, mediasi, perdata, ataupun hukum administrasi) hendaklah jalur tersebut terlebih dahulu dilalui.

Kapolres mengatakan “kami sangat menghormati pertemuan dengan rekan-rekan media, berita hoax yang hanya berdasarkan surat kaleng, agar jangan mengganggu kemitraan yang sudah di bangun dan di jalin oleh Pihak Polres dengan rekan-rekan media, untuk memberitakan kegiatan pemerintah dengan suasana kondusif,” katanya.

Sementara Kabiro harian lentera Indonesia memberikan penjelasan “bahwa pemberitaan dari PWI sangat membuat resah dan gelisah, bagi insan pers di Jepara, jadi pihak FKPJ (Forum Komunikasi Pewarta Jepara) akan meminta pihak Polres agar memediasi pertemuan selanjutnya dengan Ketua PWI Jepara Budi Santoso,” Jelasnya.

Ternyata pemberitaan yang di publikasikan oleh suara merdeka,murianews,Jeparahariini dan suarabaru, dalam seminggu ini, hanya berdasarkan permintaan keterangan penyelidikan ke PWI oleh Polres Jepara, namun sangat di sayangkan hasilnya sebuah release pemberitaan yang cenderung mengiring opini untuk menciptakan narasi, bahwa wartawan yang berperan aktif di dunia pers Jepara, perlu di verifikasi dan di pertanyakan kapasitas dan kompetensinya, dan mengajak agar masyarakat dan pemerintah agar berhati-hati dalam berinteraksi dengan wartawan, tentunya ini sebuah pengkotak-kotakan fungsi dan peranan wartawan.

Loading...

NKRIPOST. Eko/Purnomo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *