Dugaan Penipuan Cek Kosong Bupati Balangan, LSM LP3K Gelar Aksi Desak Kejati Kalsel

Aksi demontrasi damai LP3k di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan

Nkripost, Banjarmasin – Masyarakat yang tergabung dalam LSM Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pengawas Pemantau Pelapor Korupsi ( LP3K ) kembali lakukan aksi demontrasi damai di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, pada Kamis ( 3/9 ) pagi tadi.

Namun kali ini, dalam orasinya yang disuarakan langsung oleh Ketua DPD LP3K Akhmad Bahrani adalah mempertanyakan sejauh mana perkembangan perkara tindak pidana dugaan penipuan cek kosong Bupati Balangan Ansharuddin terhadap korban ( pelapor) Dwi Putra Husni.
Yang status hukumnya sudah sebagai tersangka dan atau terdakwa hingga kini belum disidangkan kembali di PN Banjarmasin.

” Pada hari ini Kami memper-
tanyakan kepastian hukum bagi Bupati Balangan Ansharuddin yang diduga terlibat masalah dugaan penipuan dan penggelapan sebesar 1 miliar rupiah, yang mana berkas perkaranya oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan hingga kini belum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Banjarmasin, ” katanya dihadapan Kepala Kejaksaan Tinggi Arie Ariffin SH MH yang mewakili Kasi Penkum Mahpujat SH didampingi JPU Agus Subagya SH MH.

Menurutnya, dengan berlarut-larutnya perkara tersebut tidak dipersidangkan hal tersebut nantinya akan mengurangi tingkat kepercayaan terhadap pihak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

Adapun masalah lainnya yang juga dipertanyakan oleh massa LP3K yaitu Kasus dugaan korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD ) Kabupaten Balangan TA 2016 sebesar Rp. 14,8 Miliar dan APBD TA 2017 sebesar Rp. 14,5 Miliar yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Kalsel

” Kasus ini sudah disampaikan beberapa waktu lalu, dan sekarang Kami ingin mempertanyakannya sampai dimana hasil perkembangan-nya,” tanya Bram nama panggilan Akhmad Bahrani.

Loading...

Tidak hanya itu saja pihaknya juga mempertanyakan perkembangan Kasus dugaan korupsi Anggaran Komite Olah Raga Nasional Indonesia ( KONI ) Kabupaten Balangan pada TA 2017 lalu, yang mana kasusnya ditangani Subdit II Ditreskrimum Polda Kalsel.

Sementara Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Arie Arifin SH MH melalui Kasi Penkum Mahpujat SH didamping JPU Agus S SH MH membantah kasus perkara tidak jalan atau mandek.

” Yang jelas Kasus Perkara atas nama Bupati Balangan Ansharuddin tetap jalan dan tidak ada istilah mandek, namun hanya menunggu waktu, mengingat kondisi sekarang ini mendekati pilkada serentak, dan sedangkan untuk kasus dugaan korupsi yang ditanyakan tetap akan ditindak lanjuti juga, ” jelas Mahpujat SH dihadapan massa.

Loading...

REPORTER YUSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *