DPD-PKM Kota Kupang Gelar Workshop Penyusunan Soal Ujian Sekolah Paket A- C

BAGIKAN :

Publikasi : 12 Maret 2020 by admin

NKRIPost-NTT- Kupang,- Dewan Pengurus Daerah Forum Pusat kegiatan belajar masyarakat (DPD- FP PKM) Kota Kupang menggelar Workshop penyusunan soal ujian sekolah Paket A, B dan C untuk meningkatkan pengetahuan dan  keterampilan teknis dalam penyusunan soal ujian.

Kegiatan Workshop penyusunan soal ujian sekolah untuk paket A, B dan C  berlangsung di  Aula Satuan Pendidikan Non Formal  Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB)   Kota Kupang  Selasa, 10/03/2020, yang dihadiri oleh Ketua Forum PKBM Provinsi NTT.

Kepala Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, para penilik Pendidikan Non Formal  Kota Kupang, dan pengurus daerah PKM Kota Kupang. Hadir pula peserta paket A 14 orang, Paket B 20 orang dan Paket C 26 orang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota  Kupang  Drs. Dumuliahi Djami., M. Si dalam sambutannya mengungkapkan  bahwa, kegiatan   workshop ini  yang   sangat penting dimana sebagai landasan bagi para pendamping tutor untuk  penyusunan soal ujian sekolah  informal baik untuk Paket A,B dan C.

Lanjutnya, langkah ini juga sebagai salah satu  bentuk peningkatan kualitas pendidikan informal dalam menyiapkan generasi yang unggul serta   berdaya saing sesuai bidang ilmu yang dimiliki.

  
Pendamping tutor harus  mengikuti semua proses  sesuai tahapan dan   soal –soal ujian yang disusun harus pula disusun  secara rahasia. Soal tersebut  tidak boleh bocor kepada siapapun sebagai tolak ukur dalam memberikan penilaian secara obyektif  dengan menjunjung  tinggi mutu pendidikan dan mengetahui PKM yang benar-benar  menyelenggarakan program pendidikan informal dengan baik. “tegas Dumuliahi Djami”.

Djami juga berharap agar tim khusus yang dipercayakan  untuk  menyempurnakan soal-soal  ujian sekolah dapat menjalankan perannya dengan baik agar soal ujian sekolah tersebut  dijadikan sebagai bahan test.

Ketua Forum Pusat kegiatan belajar masyarakat  Kota Kupang Polikarpus Do dalam keterangannya mengatakan bahwa, DPD PKM merupakan organisasi mitra Pemerintah  yang fokus menangani pendidikan informal kegiatan belajar masyarakat  dan lebih khususnya menangani beberapa program  yakni keaksaraan, kesetaraan pendidikan dan peningkatan, keterampilan bagi sekolah informal.

Program kesetaraan juga memiliki kesamaan dengan pendidikan formal dengan mengacu terhadap UU Nomor 20 tahun 2003  mengenai sistem pendidikan nasional. Sistem pendidikan secara nasional menganut tiga tahap yakni Pendidikan formal,  informal dan nonformal untuk mencapai tujuan pendidikan nasional  dengan suatu harapan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Polikarpus menegaskan target yang dicapai dalam workshop ini adalah merumuskan langkah-langkah strategis yang tepat dan  efektif  untuk melahirkan soal-soal ujian sekolah sesuai kaidah yang berlaku  dengan mengutamakan kualitas. Selain itu, tujuan lain yang dicapai yakni memenuhi kebutuhan pelaksanaan  ujian kesetaran  Paket C yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2020 dan  selanjutnya diikuti ujian paket B dan A tingkat kota Kupang. 

Ia menambahkan, sesuai pantauan terakhir tingkat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan  pendidikan  informal tingkat Kota Kupang  mengalami kenaikan cukup pesat dan sesuai data DPD PKM,1000 orang dipastikan akan mengikuti ujian sekolah  kesetaraan paket C tingkat Kota Kupang(.MF04).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami