DPD PKB NTT: Yang Sakti Itu Bukan SN- KT Melainkan Masyarakat Malaka

Yukun Lepa, ketua DPD Partai Kebangkitan Bangsa NTT saat orasi politik deklarasi Paket Sakti,

Nkripost, Malaka- “Yang Sakti itu bukan pasangan Simon Nahak-Kim Taolin, yang Sakti itu adalah ibu bapak saudara-saudari sekalian. Kalo tidak ingin jadi “yudas” jaga kesaktian kita, jaga integritas, jaga jaga harga diri kita sebagai manusia yang beriman yang tidak bisa dibayar. Kita perlu memiliki kepribadian yang kokoh”, demikian tegas Yukun Lepa, ketua DPD Partai Kebangkitan Bangsa NTT mengawali orasi politik deklarasi Paket Sakti, sabtu (5/09/2020) pkl. 12.00 WITA.

Yukun Lepa yang telah malang melintang di dunia politik menghimbau masyarakat Malaka tidak terpancing dengan uang dan menuai tangis selama lima tahun.

“Ibu bapak sekalian coba kita hitung berapa harga ayam kampung 150 ribu rupiah. Kalo kita mengubah pilihan kita karena uang 100 ribu rupiah sesungguhnya harga diri kita tidak lebih murah dari harga seekor ayam”, ujar Yukun.

Politik hari ini adalah bukan untuk sesaat namun untuk generasi yang akan datang. Pembangunan yang berkelanjutan dari satu kepemimpinan ke yang lainnya.

“Kecendrungan di mana-mana adalah bahwa kalo kepemimpinan itu terlalu lama, itu biasanya menganggap diri jabatan itu sebagai hak milik. Dan jikalau jabatan itu menjadi hak milik, maka segala sesuatu itu diurus oleh keluarga”, ungkap Yukun.

Yukun juga mengatakan bahwa kini sudah saatnya masyarakat menentukan pilihan untuk memilih paket Sakti pada 9 desember 2020 nanti.

Loading...

Nkripost, Killer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *