Kategori
NUSANTARA

Dirjen Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin : Kita tidak Berharap Menjadi Penonton di Negeri Sendiri

BAGIKAN :

Jakarta. NKRIPOST.COM – Dirjen Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin menjelaskan Penyediaan rantai pasok konstruksi yang tidak efektif, tidak efisien, dan tidak dinamis menjadi tantangan pemerintah dalam menggenjot pembangunan infrastruktur. Tantangan ini semakin nyata seiring dengan terus meningkatnya anggaran pembangunan infrastruktur sejak lima tahun terakhir.

Salah-salah, pembangunan infrastruktur yang masif bisa tak terasa dampaknya bagi ekonomi di tanah air lantaran rantai pasok dan material konstruksi yang tidak efektif dan efisien. Material dan peralatan konstruksi impor pun membayangi dunia konstruksi Indonesia.

“Kita tidak berharap menjadi penonton di negeri sendiri,” kata Dirjen Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin membuka workshop Pembinaan Rantai Pasok dan Material Konstruksi di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (4/9).

Kewaspadaan ditingkatkan lantaran pemerintah juga hendak membangun ibu kota negara yang baru di Kalimantan Timur per 2020 mendatang. Penyediaan rantai pasok konstruksi terkait material dan peralatan konstruksi perlu lebih diperhatikan dan ditingkatkan kesiapannya jangan terlalu grasa
grusu dikarenakan negara kita ini
dalam keadaan krisis mana lagi hutang Indonesia makin menumpuk

Menurutnya pertahankan dulu yang ada
Sejahterakan dulu rakyatnya jika
Rakyat nya sejahtera baru pindahkan
ibu kotanya tapi ingat Hutangnya
di bayar. Tutupnya rabu (04/09/2019

Editor : Zul
COPYRIGTH@2019|NKRIPOST. INDONESIA
Indonesia – Jakarta

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *