Kategori
EDITORIAL

Digugat; PT. Mandiri Tunas Finance Pekanbaru Kalah Di Pengadilan, Terkait Penarikan Mobil

BAGIKAN :

NKRI POST | Pekanbaru – M. Irfan bersama kuasa hukumnya Rozi Wahyudi SH, MH, Menggugat
PT. Mandiri Tunas Finance pekanbaru pada tanggal 1 oktober 2019 yang tercatat pada Register No. 242/Pdt.G/2019/PN.Pbr. di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Gugatan itu Berujung Kekalahan bagi
PT. Mandiri tunas finance (24/2).

Dalam Putusan tersebut majelis Hakim Menyatakan Bahwa PT. Mandiri tunas finance terbukti telah melakukan perbuatan melawan hukum, dan Menghukum PT. Mandiri tunas finace untuk menyerahkan Kembali mobil yang dieksekusi.

Hal tersebut Berawal ketika M. Irfan selaku Debitur Keberatan dengan perlakuan yang di jalankan PT. Mandiri tunas finace mengeksekusi secara Paksa mobil miliknya, hanya Menunggak kredit 1 bulan, Padahal M. Irfan sudah memiliki etikad baik untuk Membayar tunggakan mobil miliknya. Namun etikad baiknya tidak di respon oleh PT Mandiri Tunas Finance.

Kuasa Hukum M. Irfan ialah Rozi Wahyudi SH, MH. Yang berkantor Di Kantor Advokat Joki Mardison & associate di Jl. Jenderal Sudirman Pekanbaru-Riau, Mengatakan Eksekusi Jaminan Fidusia Sering dilakukan Sewenang – wenangnya oleh Leasing.

Eksekusi jaminan fidusia itu harus sesuai dengan Udang –  Undang yang berlaku pada UU jaminan fidusia itu sendiri, Mana boleh atau Sewenang – wenangnya Saja, Apalagi sudah ada uji materi di MK ( Makamah Konsitusi ) yang putusan nya, “Apabila Debitur Wanprestasi Leasing tidak boleh sewenang – wenang dalam mengeksekusi, Apabila dilakukan sewenang -wenang Maka dapat Menimbulkan Perbuatan Melawan Hukum,”jelas Rozi Wahyudi, SH, MH.***[Budiman]

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *