Diduga Undangan HUT Proklamasi Istana di Perjual Belikan

BAGIKAN :

Jakarta – Ketua Umum Forum Umat Islam bersatu FUIB Rahmat Himran mengatakan pihaknya menolak keras kepada Jokowi menempatkan kembali semua jajaran KSP yang saat ini baik itu ketua KSP hingga seluruh para Deputi lainnya pada periode kedua 2019 -2024 alangkah baiknya Di ganti saja dengan pengurus KSP yang baru, dikarenakan pengurus KSP yang lama saat ini sangat sombong lupa dengan perjuangan yang selama ini sama-sama kita raih.

Para oknum memilih – memilah relawan spesial alias pekerjaanya santai dapat menikmati Fasilitas sedangkan untuk para relawan yang sudah bekerja mati-matian tidak dapat menikmati fasilitas dalam moment hut proklamasi “kata Rahmat” Kamis 29/08/2019.

Rahmat menambahkan lagi, ini sungguh memalukan para pelaku pungli Baik di KSP maupun di TKN mereka tidak aspiratif dan tidak komunikatif dengan seluruh para relawan yang sudah benar – benar bekerja semaksimalnya. Saya dengan beberapa ketum ormas lainnya sangat kecewa sekali

Kami Meminta kepada presiden Joko Widodo tolong di pertegas dan di adili persoalan undangan HUT prokalamasi kemarin yang telah diperjual-belikan oleh oknum – oknum bejat apalagi transaksinya itu langsung di pelataran kantor KSP/Istana dan pelataran TKN, ini sangat memalukan sekali, bukti-bukti dan para saksi-saksinya kami akan tunjukan langsung dihadapan Joko Widodo.

Kemudian kami sangat menyayangkan sikap KSP, kenapa undangan HUT Prokalamasi itu di perjual-belikan kepada relawan umum lainnya sedangkan relawan Khusus yang kerjanya hanya santai di kasih gratis? Negara ini sebenarnya udah
mau hancur kenapa masih ada juga pihak-pihak terkait melalukan pungutan liar berjalan bebas.

Kalau memang mau diperjual-belikan
harusnya dilakukan kerja sama saja dengan pihak tiket box agar masyarakat umum lainnya bisa membeli karena banyak yang mau ikut Upacara Hut Proklamasi di istana kemarin itu, “tandas Rahmat”

Ada juga transaksi yang di duga dilakukan oleh yang namanya BS dengan alasan dia undangan khusus itu yang terdata di Administrasi KSP, sedangkan relawan yang terdata di Adminitrasi Erick Thohir (TKN) tidak ada gunanya. “Kata rahmat”, Padahal sebagian besar para relawan itu terus bergerak dengan biaya sendiri – sendiri hingga menghabiskan jutaan rupiah,
ada sekitar 2000 relawan yang terdaftar di KSP maupun di TKN namun kami kecewa Undangan Hut kemerdekaan 17 agustus kenapa dipilah-pilih dan perjual belikan.

Jangan salahkan kami jika kami akan
Bicarakan ini depan media sosial maupun media electronik lainnya dikarenakan saluran komunikasi dengan pihak panitia terkait baik di KSP maupun TKN tidak ada ujung penyelesaian persoalan undangan yang di perjual belikan, ini sungguh memalukan. Dan Kami dari ormas
Pendukung Jokowi-ma’ruf bertanya – tanya.

pertama apakah setelah menang ini sebagian besar relawan yang sudah bekerja mati matian dilupakan begitu saja?

kedua Dianggap apakah kami ini oleh KSP dan TKN? Kami harap jangan ada lagi kegiatan – kegiatan pungutan liar seperti ini apalagi persoalan undagan diperjual-belikan belum yang lainnya. Memalukan dan mengecewakan “Tutup Rahmat.
Sumber: http://Ternyata Undangan HUT Istana di perjual belikan iya? https://corpsnews.com/2019/08/29/relawan-jokowi-mahruf-rahmat-himran-kenapa-undangan-hut-prokalamasi-istana-di-perjual-belikan/

Publikasi : 30 Agustus 2019 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami