Diduga Menyelewengkan Alokasi Dana Desa, FMDSN Laporkan Kepala Desa ke Kejari Ketapang

BAGIKAN :
Ilustrasi [net]

NKRIPOST.Com, Ketapang (Kalbar – Forum Masyarakat Desa Sungai Nanjung (FMDSN), Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS), resmi melaporkan Kepala Desa Sungai Nanjung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang, Senin (5/8/2019) pagi.

Adapun laporan tersebut terkait adanya indikasi penyelewengan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2018.

Salah satu anggota FMDSN, inisial RH (39) mengatakan, adapun laporan yang disampaikan ke Kejari Ketapang, terkait adanya kegiatan pembangunan melalui DD, di Sungai Nanjung tahun 2018, diduga tidak sesuai Rincian Anggaran Biaya (RAB).

“Banyak kita temukan kegiatan pekerjaan yang tidak sesuai RAB, hampir semua pekerjaan begitu. Hal ini terbukti dari pengakuan beberapa masyarakat yang bekerja dengan upah tidak sesuai seperti dalam RAB. Atas dasar itu kita melaporkan permasalahan ini ke Kejaksaan,”ujarnya.

Selain pekerjaan tidak sesuai RAB, banyak kegiatan tahun 2018 yang semestinya terdapat sisa anggaran atau SILPA, namun tidak dicantumkan pemerintah desa dalam pelaporan keuangannya pada tahun anggaran yang bersangkutan, ungkapnya.

Sambungnya, dengan tidak adanya keterbukaan aparatur desa melaporkan keuangannya, pihaknya menduga telah terjadi penyelewengan anggaran secara berjamaah.

Untuk bukti pendukungnya, telah kita lampirkan juga dalam laporan resmi ke Kejaksaan, ujarnya.

Lebih parahnya, lanjutnya lagi, pihak BPD tidak melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana kewajibannya. Dan bahkan justru diduga terlibat sebagai pelaksana pekerjaan. Ditambah lagi, Kepala Desa selaku penanggung jawab hampir dua tahun tak berada ditempat, katanya.

“Kebanyakan dari pengerjaan pembangunan tersebut dilakukan oknum BPD, Tim TPK dan aparatur pemerintah desa. Jadi wajar saja, jika pelaporan keuangan terjadi penggelembungan, contohnya seperti upah masyarakat yang bekerja tidak sesuai RAB,”jelasnya.

Berdasarkan laporan yang telah disampaikan, pihaknya berharap agar Kejaksaan Ketapang segera melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan keuangan Desa Sungai Nanjung, khususnya tahun 2018.

“Kita harap laporan ini ditindaklanjuti secepat mungkin. Terlebih saat ini Desa Sungai Nanjung juga dalam pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Ketapang soal ADD dan DD tahun 2018,”tutupnya.(Agung)

Publikasi : 5 Agustus 2019 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami