NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Dianggap Tak Sanggup Jalankan Tugas, Masyarakat Ds. 18 Minta Ganti Kadus

BAGIKAN :

Nkripost, Asahan – Kepala dusun adalah orang yang mengetuai sebuah dusun,satu wilayah di bawah desa.
Satu desa biasanya terdiri dari beberapa dusun dan dusun terdiri dari beberapa RW dan RT. Kepala dusun bertugas membantu kepala desa dalam pelaksanaan tugasnya di wilayahnya.

Kepala dusun memiliki tugas dan fungsi :
-membina masyarakat agar
tentram dan tertib.
-melakukan upaya
perlindungan bagi masyarakat
-sebagai motor penggerak
kependudukan (mobilisasi).
-melakukan penataan dan
pengelolaan potensi di
wilayahnya.
-melakukan pengawasan
pembangunan yang terletak
di wilayahnya.
-melakukan pembinaan dan
menumbuh kembangkan kesa
daran dalam hal menjaga
lingkungan.

Kesemua tugas dan fungsi kepala dusun sesuai UU Desa Permendagri Nomor 84 tahun 2015. Ini semua jelas kalau kepala dusun seharusnya bisa menjadi panutan dan mengayomi warganya dengan baik.

    Beda dengan yang di alami dusun 18 desa Simpang empat kecamatan Simpang empat ini,dari hasil pantauan media dan sumber yang di dapat dugaan kepala dusun tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

Tim media dan Lembaga LITPK AN RI(Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi Aparatur Negara Republik Indonesia)DPC Asahan Selasa 7 Juli 2020 sekira pukul 09.30 wib  menyambangi dusun 18 ini guna menemui sumber dan beberapa warga Dr Budi Sastra SH.

Loading...

Di duga kepala dusun 18 tidak menjalankan tugasnya dengan baik,banyak laporan dari warga dusun 18 yang menyatakan kepala dusun tersebut tidak pro aktif kepada masyarakat.

Dengan ketidak proaktifan kepala dusun memicu untuk pergantian kepala dusun,dugaan keterlibatan anak kepala dusun dalam urusan kemasyarakatan,dugaan ancaman anak kepala dusun kepada warga melalui medsos,dugaan pemotongan BLT dana desa,penyampaian Budi Sastra kepada media.

    Dengan adanya keadaan ini banyak warga yang datang mengadukan hal tersebut ke balai pos kamling ini,jelas Budi Sastra SH penyampaian
misalnya  ada kegiatan gotong royong yang di lakukan oleh warga,kepala dusun lari dari acara gotong royong tersebut.
Sudah berulang kali warga menyampaikan pengusulan pergantian kepala dusun kepada kepala desa namun dugaan tidak mendapat respon dari kepala desa,sepertinya kepala desa mempertahankan kepala dusun tersebut.
Lebih baik kepala desa mempertahankan satu orang dari pada mempertahankan orang banyak.
Hal ini juga sudah di ajukan ke pemdes namun tidak juga mendapatkan hasil,pemdes hanya mengatakan nanti kita diskusikan itulah ucapan pemdes,jelas Budi Sastra SH.

Bukan hanya itu saja di duga instansi perangkat desa  ada beberapa yang rangkap jabatan,kepala dusun juga rangkap jabatan,terikat dengan instansi yang lain sehingga tidak ada waktunya ke masyarakat,tutur Budi Sastra SH.

     Masyarakat sudah banyak yang membuat pernyataan untuk pergantian kepala dusun ada lebih kurang sekitar 200 orang yang sudah menandatangani pernyataan tersebut.

Selain masalah pergantian kepala dusun,di duga bumdes nya juga tidak di ketahui keberadaannya,ungkap Budi Sastra SH.
Di duga bumdes tidak untuk kemaslahatan masyarakat,ada 7 unit usaha Pertamini yang di duga hasilnya tidak untuk pendapatan desa melainkan untuk kas pribadi,keberadaan bumdes sampai saat ini tidak di ketahui,ungkap Budi Sastra SH.(Eri)

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami