Di Malaka, Rumah Pribadi Tak Bisa Disewakan Pake Uang Negara

BAGIKAN :

Nkripost, Malaka – Warga Kabupaten Malaka mulai mengarahkan perhatian kepada rumah jabatan (rujab) Bupati Malaka.

Sehubungan dengan tempat tinggal Pejabat Sementara Bupati Malaka saat ini, rujab harus dibangun sehingga tidak sewa rumah pribadi dengan uang negara.

Dalam kampanye di Raihenek Desa Rainawe Kecamatan Kobalima, Selasa (29/9/20) Simon Nahak mengatakan rujab Bupati Malaka mendapat sorotan mata publik saat ini.

Sebagai calon bupati, kata Simon tidak boleh menyewakan rumah pribadi untuk dijadikan rujab. Rumah pribadi tidak boleh disewakan pakai untuk negara.

Karena, uang sewa rumah pribadi itu akan masuk kantongi sendiri. “Kalo saya, uang sewa rumah pribadi itu digunakan untuk bangun rumah jabatan,” kata Simon.

Dijelaskan, membangun rumah jabatan itu tidak mudah. “Contoh saja, kalau sewa rumah selama satu periode sebesar Rp 4, 9 milyar, maka sebaiknya Rp 2 milyar dipakai untuk bangun rumah jabatan. Sehingga, sisanya bisa dipakai untuk bangun yang lain atau dipakai untuk bantu masyarakat,” kata Simon.

Menurut Simon, rujab harus dibangun untuk pelayanan yang efektif dan efisien. Sehingga, tidak ada alasan untuk tidak bangun kantor. Rujab harus dibangun untuk melayani masyarakat di luar jam dinas.(Tim)

Publikasi : 29 September 2020 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami