Demi Mencari Keadilan Ratusan Warga Perbatasan RI-RDTL Kumpul Koin Lawan Bupati Belu

Nkripost,Atambua – Ratusan Warga Desa Leowalu, Kecamatan Raihat,Kabupaten Belu,Provinsi Nusa Tenggara Timur, Perbatasan RI-RDTL Beramai-ramai kumpulkan koin guna membantu salah salah satu warga desa mereka Ignasisus Bau,yang saat ini sedang berjuang mencari keadilan menghadapi upaya Banding Bupati Belu Willybrodus Lay.

Pengumpulan koin tersebut dilakukan di rumah salah satu warga Desa Leowalu yang berada di RT 005 RW 003, Desa Leowalu, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu pada Selasa (2/6/2020).

Loading...

Pengumpulan koin oleh warga dimaksud,agar dapat digunakan Ignas sebagai biaya transportasi maupun makan minum dalam menghadapi panggilan maupun urusan yang berkaitan dengan proses persidangan selanjutnya pada PTUN

“Kami, orang tua, kasihan dengan Iqnas, makanya kami kasih uang ojek untuk dia. Tidak banyak, seribu dua ribu yang penting kami bantu dia untuk cari keadilan”. Demikian ujar Yosep Tes Iki (70-an), salah seorang warga Leowalu.

Hal senada disampaikan salah satu warganya Pius Siri yang mengatakan bahwa pada Pilkades sebelumnya, warga selalu diberikan sosialisasi oleh panitia pemilihan. Akan tetapi, pada pilkades serentak tahun 2019, warga sama sekali tidak mendapatkan sosialisasi. Selain itu, hasil pemilihan Kepala Desa Leowalu tidak disetujui oleh BPD, tetapi bupati malah melantik. “Karena itu, ketika Ignas pergi cari keadilan, kami sebagai orang tua mau tidak mau harus bantu dia. Biar sedikit yang penting ada sumbangan dari kami”

Atas Bantuan tersebut,Ignasius Bau mengucapkan terimakasih kepada warga yang telah membantunya dan tidak lupa Ia pun memintah Doa dari masyarakat agar perjuangan bisa berakhir dengan mendapatkan keadilan.

“Saya hanya bisa sampaikan terimakasih untuk bapak dan mama semua,semoga ada keadilan di akhir perjuangan kita.Doakan agar keadilan bisa terwujud”Kata Ignas.

Sebelumnya dilansir dari Timordaily.com,Calon Kepala Desa Leowalu, Iqnasius Bau selaku penggugat menang gugatan terhadap Bupati Belu, Willy Lay selaku tergugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang terkait penetapan kepala desa terpilih tahun 2019 lalu.

Loading...

Data yang diperoleh TIMORDAILY.COM  pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PTUN Kupang disebutkan, perkara dengan nomor 102/G/2019/PTUN.KPG ini diputuskan pada Rabu (20/5/2020) lalu dengan status putusan, gugatan dikabulkan.

Ada lima point dalam putusan tersebut antara lain :

Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya;

Menyatakan batal Keputusan Bupati Belu Nomor: 224/HK/2019, tanggal 11 November 2019 tentang Pengesahan Calon Kepala Desa Kewar, Calon Kepala Desa Fulur, Calon Kepala Desa Duarato, Calon Kepala Desa Makir, Calon Kepala Desa Dirun dan Calon Kepala Desa Leowalu Terpilih Menjadi Kepala Desa Kewar, Kepala Desa Fulur, Kepala Desa Duarato, Kepala Desa Makir, Kepala Desa Dirun dan Kepala Desa Leowalu Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu Periode 2019 – 2025, khususnya untuk Kepala Desa Leowalu Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu;

Mewajibkan Bupati Belu (Tergugat) Keputusan Bupati Belu Nomor: 224/HK/2019, tanggal 11 November 2019 tentang Pengesahan Calon Kepala Desa Kewar, Calon Kepala Desa Fulur, Calon Kepala Desa Duarato, Calon Kepala Desa Makir, Calon Kepala Desa Dirun dan Calon Kepala Desa Leowalu Terpilih Menjadi Kepala Desa Kewar, Kepala Desa Fulur, Kepala Desa Duarato, Kepala Desa Makir, Kepala Desa Dirun dan Kepala Desa Leowalu Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu Periode 2019 – 2025 khususnya untuk Kepala Desa Leowalu Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu;

Memerintahkan Tergugat untuk melakukan proses pemilihan ulang Kepala Desa Leolwalu Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu Periode 2019 – 2025 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam sengketa ini sejumlah Rp. 550.500,- (lima ratus lima puluh ribu lima ratus rupiah);

Terhadap putusan PTUN Kupang ini, Bupati Belu selaku tergugat mengajukan banding. Hal ini terlihat dari status perkara Permohonan Banding pada SIPP PTUN Kupang pada Kamis (28/5/2020)(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *