Data  GTPPC-19 Babel Perhari  20 Juli 2020 : ABP Katakan Babel Bertambah 4 Orang Positif Covid-19 Dari Pulau Belitung

Data GTPPC-19 Babel Perhari 20 Juli 2020 : ABP Katakan Babel Bertambah 4 Orang Positif Covid-19 Dari Pulau Belitung

NKRIPOST, BABEL – Senin malam (20/07/2020) dalam release resmi yang disampaikan Jubir GTPPC-19 BABEL, Andi Budi Prayitno (ABP) kepada awak media NKRIPOST mengenai laporan situasi dan perkembangan Covid-19 di Bangka Belitung per 20 Juli 2020 yakni terjadi penambahan 4 (Empat) orang Terkonfirmasi Positif Covif-19 dari Pulau Belitung.

“Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan. Dengan selalu mengharapkan rahmat dan ridla dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, serta senantiasa memohon petunjuk dan perlindungan-Nya, pada hari ini, Senin 20 Juli 2020, kami sampaikan informasi terkini mengenai situasi dan perkembangan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung”, ucapnya.

A. INFORMASI TERKAIT ORANG YANG TERKONFIRMASI COVID-19

Setelah 2 (dua) hari tanpa penambahan orang yang terkonfirmasi Covid-19, hari ini 4 (empat) orang di Pulau Belitung: 1 (satu) di Kabupaten Belitung dan 3 (tiga) di Kabupaten Belitung Timur dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, yaitu:

Kabupaten Belitung: 1

1. A-B-S, 24 tahun, laki-laki, ODP/Suspek, beralamat di Mess, Gang Santai, Dukong, Tanjung Pandan, Belitung.

Dari hasil tes swab TCM pada 20 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19, dan langsung menjalani isolasi di Rumah Isolasi UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Tanjung Pandan, Belitung.

Berdasarkan riwayat, pada 15 Juli 2020 yang bersangkutan melakukan perjalanan dari Surabaya, daerah terjangkit dan episentrum Covid-19.

Kabupaten Belitung Timur: 3

2. S-A-P, 13 tahun, laki-laki, ODP/Suspek, beralamat di Pancur, Padang, Manggar, Belitung Timur.

3. L-R-P, 18 tahun, perempuan, ODP/Suspek, beralamat di Pancur, Padang, Manggar, Belitung Timur.

4. A-D-M, 48 tahun, perempuan, ODP/Suspek, beralamat di Pancur, Padang, Manggar, Belitung Timur.

Dari hasil tes swab TCM pada 20 Juli 2020, ketiganya dinyatakan positif Covid-19, dan sejak 18 Juli 2020 menjalani swaisolasi atau karantina mandiri di rumah dalam pengawasan.

Berdasarkan riwayat, ketiganya terpapar Covid-19 dari T-H-S, orang yang sebelumnya terkonfirmasi Covid-19, dan merupakan kontak langsung T-H-S. Diketahui bahwa S-A-P dan L-R-P adalah anak dari T-H-S, dan A-D-M adalah istri dari T-H-S.

B. INFORMASI TERKAIT UPDATE KASUS COVID-19

Dengan adanya penambahan kasus konfirmasi dan suspect Covid-19, maka update kasus Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, per hari ini Senin 20 Juli 2020, yaitu:

– Kumulatif kasus konfirmasi                             : 180 (bertambah 4)*
– Dalam perawatan             : 11 (bertambah 4)
– Dinyatakan sehat & bebas Covid-19 (discarded)                          : 167
– Meninggal dunia              : 2

dengan detail sebaran sebagai berikut:

– Pangkalpinang     : 50
– Bangka                  : 59
– Bangka Tengah   : 16
– Bangka Barat       : 22
– Bangka Selatan   : 9
– Belitung                : 18 (bertambah 1)
– Belitung Timur    : 6 (bertambah 3)

Dengan demikian persentase tingkat “discarded” atau orang yang dinyatakan sehat dari Covid-19 dan selesai isolasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini berada dalam tren yang baik yakni di angka 92,78%, dan tingkat kematian orang yang terkonfirmasi Covid-19 sangat rendah yakni di angka 1,11%.

Kendati begitu, beberapa kasus Covid-19 terakhir di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belakangan menunjukkan fakta bahwa transmisi lokal penularan Covid-19 masih terjadi, dan hal ini tak bisa diremehkan apalagi disepelekan.

Sejumlah kasus konfirmasi Covid-19 tersebut, mayoritas termasuk ke dalam kategori transmisi lokal dan sebagian kecilnya kasus impor. Oleh karena itu, sepatutnya hal ini menjadi warning dan perhatian bagi kita semua warga masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tak terkecuali bagi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota/Kabupaten untuk lebih responsif dan proaktif dalam melakukan pengendalian kasus terutama “screening” atau deteksi dini terhadap penyebaran Covid-19, seiring dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) menuju tatanan normal baru yang produktif dan aman.

C. INFORMASI TERKAIT ORANG TANPA GEJALA (OTG), ORANG DALAM PEMANTAUAN (ODP), DAN PASIEN DALAM PENGAWASAN (PDP)

– OTG : 3448, dalam proses pemantauan: 237 (berkurang ️180), selesai pemantauan: 3208.
– ODP : 1134, dalam proses pemantauan: 23 (berkurang 2), selesai pemantauan: 1107.
– PDP : 156, dalam proses pengawasan: 15 (berkurang 1), selesai pengawasan: 140.

Virus Corona (SARS-CoV-2) yang bertanggung jawab atas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ditularkan antarmanusia melalui kontak langsung, tetesan air liur (droplet) saat berbicara, bersin atau batuk, dan kemungkinan terbaru menyebar di udara (airborne) dalam rentang waktu yang cukup lama yakni 8 jam.

Sebagian besar orang yang terinfeksi Covid-19 menunjukkan gejala. Namun, ada pula orang tanpa gejala yang berisiko tinggi menularkan virus ke orang lain atau pembawa asimptomatik.

Asimptomatik adalah seseorang yang telah terinfeksi virus tapi tidak merasa sakit atau menunjukkan gejala apa pun. Ini berbeda dari pra-gejala, yang berarti seseorang tidak menunjukkan gejala pada tahap awal penyakit tetapi mengembangkannya nanti.

Bagi seseorang yang tidak menunjukkan gejala, waktu antara infeksi dan timbulnya gejala berkisar dari 1 sampai dengan 14 hari. Selain berisiko menularkan virus ke orang lain, orang yang tanpa gejala biasanya pernah melakukan kontak erat dengan kasus positif Covid-19.

D. INFORMASI TERKAIT HASIL PEMERIKSAAN RAPID TEST (RDT) DAN SWAB TEST (PCR/TCM)

1. UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

a. Rapid Test (RDT)
– Pemeriksaan RDT  : 38
– Hasil Reaktif           : 0 
– Hasil Non Reaktif  : 38
– Total akumulasi     : 2188

b. Polymerase Chain Reaction (PCR)
– Pemeriksaan PCR  : 0
– Hasil Positif             : 0
– Hasil Negatif           : 0
– Inconclusive            : 0
– Invalid                       : 0

2. Laboratorium Biologi Molekuler Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang
– Pemeriksaan PCR    : 0
– Hasil Positif               : 0
– Hasil Negatif             : 0
– Inconclusive              : 0
– Invalid                         : 0

3. Laboratorium Biomedis RSUD dr H Marsidi Judono Belitung
– Pemeriksaan TCM   : 6
– Hasil Positif              : 4
– Hasil Negatif            : 2
– Inconclusive             : 0
– Invalid                        : 0

4. Kompilasi Jumlah Spesimen Swab Test (PCR/TCM)
– Jumlah sampel diperiksa     : 2390
– Sampel Positif                        : 180
– Sampel Negatif                      : 2124
– Dalam proses pemeriksaan : 68

E. INFORMASI TERKAIT SITUASI DAN PERKEMBANGAN DI WISMA ISOLASI & KARANTINA

1. BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
– Jumlah penghuni       : 8 
– Penghuni Suspek       : 4
– Konfirmasi Covid-19  : 4
– Penghuni sehat/bebas Covid-19 : 95

2. LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
– Jumlah penghuni       : 0
– Penghuni Suspek       : 0
– Konfirmasi Covid-19  : 0
– Penghuni sehat/bebas Covid-19 : 33

3. RSBT Pangkalpinang
– Jumlah penghuni         : 0
– Penghuni Suspek         : 0
– Konfirmasi Covid-19    : 0
– Penghuni sehat/bebas Covid-19 : 1

4. RSUD dr H Marsidi Judono Belitung
– Jumlah penghuni      : 0
– Penghuni Suspek      : 0
– Konfirmasi Covid-19 : 0
– Penghuni sehat/bebas Covid-19 : 16

5. RSUD Belitung Timur
– Jumlah penghuni     : 1
– Penghuni Suspek     : 0
– Konfirmasi Covid-19 : 1
– Penghuni sehat/bebas Covid-19 : 1

F. INFORMASI TERKAIT APLIKASI BAGI PELAKU PERJALANAN YANG TIBA/MASUK KE WILAYAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Sebagai bagian dari upaya memantau arus lalu lintas orang yang masuk khususnya maupun yang keluar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terutama dalam rangka pengendalian kasus untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau kepada setiap orang pelaku perjalanan, baik pengguna moda transportasi laut (penyeberangan) maupun moda transportasi udara (penerbangan), untuk mengunduh aplikasi Peduli Lindungi di telepon selulernya masing-masing.

Sementara itu, penggunaan aplikasi FightCovid19.id oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini melebur atau bergabung menjadi satu, terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional.

Kepada pelaku perjalanan yang tiba/masuk ke wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pemakaian atau pemasangan gelang pemantauan masih diberlakukan dengan beberapa perubahan dan pengecualian.

G. INFORMASI TERKAIT KEDATANGAN DAN KEBERANGKATAN DI PELABUHAN DAN BANDARA

1. Pelabuhan Pangkal Balam, Pangkalpinang
a. Kedatangan  
– Alat angkut           : 2
– ABK/kru                 : 14
– Penumpang          : 0
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 5
– ABK/kru                 : 29
– Penumpang          : 0
      
2. Pelabuhan Tanjung Gudang, Belinyu
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 1
– ABK/kru                 : 8
– Penumpang          : 0
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 7
– ABK/kru                 : 59
– Penumpang          : 0

3. Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 2
– ABK/kru                 : 42
– Penumpang          : 120
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 7
– ABK/kru                 : 98
– Penumpang          : 327

4. Pelabuhan Sungai Selan, Bangka Tengah
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 0
– ABK/kru                 : 0
– Penumpang          : 0
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 0
– ABK/kru                 : 0
– Penumpang          : 0

5. Pelabuhan Tanjung Pandan, Belitung
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 2
– ABK/kru                 : 30
– Penumpang          : 0
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 2
– ABK/kru                 : 12
– Penumpang          : 0

6. Pelabuhan Manggar, Belitung Timur
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 0
– ABK/kru                 : 0
– Penumpang          : 0
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 1
– ABK/kru                 : 18
– Penumpang          : 0

7. Bandara Depati Amir, Pangkalpinang
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 7
– ABK/kru                 : 40
– Penumpang          : 529
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 7
– ABK/kru                 : 40
– Penumpang          : 644

8. Bandara HAS Hanandjoedin, Belitung
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 4
– ABK/kru                 : 23
– Penumpang          : 237
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 4
– ABK/kru                 : 23
– Penumpang          : 313

H. INFORMASI TERKAIT PENGENDALIAN COVID-19 DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Penanganan pandemi Covid-19 adalah kerja bersama. Oleh sebab itu, penanggulangan bencana nonalam ini musti dilakukan dengan saling bekerjasama, bersinergi dan berkolaborasi. Tanpa itu, upaya kita bersama dalam mengatasi pandemi ini tidak akan berhasil dan maksimal.

Dengan tingkat kesembuhan atau bebas Covid-19  (discarded) dan selesai isolasi orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per hari ini, Senin 20 Juli 2020, yang mencapai 92,78%, dan orang yang masih sedang dalam perawatan/penanganan berada di angka 6,11%, maka kita patut bersyukur dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak terutama kepada tim medis, tenaga kesehatan, dokter, perawat, satgas penegakan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19, dan para relawan, yang sudah berjibaku, berjuang dengan tegar, serta merespon secara cepat dalam melakukan perawatan, penanganan, pengendalian, dan pemantauan Covid-19.

Pencapaian tersebut tentu saja berkat kerja semua pihak dan kesadaran serta kepedulian dari masyarakat yang terus konsen dan konsisten, memberi andil dalam pengendalian dan penanggulangan pandemi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Cetak biru _(blue print)_ pengendalian Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilakukan dalam kerangka kerja: tracking yang proaktif, tracing yang agresif, testing yang massif, serta treatment yang optimal, terukur, dan disiplin.

Treatment terhadap orang yang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 menjadi perhatian serius Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam pengendalian Covid-19, sehingga mereka yang dikarantina dan menjalani penanganan maupun yang diisolasi dan menjalani perawatan, dalam waktu yang relatif singkat bisa sehat dengan cepat dan dinyatakan bebas Covid-19. Semangat optimisme dan positive thinking musti digelorakan, sebagaimana motto: Yang sakit harus sembuh, yang sehat harus tangguh.

Namun hasil dan pencapaian ini tentu tak boleh kemudian membuat kita lalai dan lupa diri, bahkan abai terhadap Covid-19. Justru sebaliknya, menjadi motivasi bagi kita semua masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk terus menjaga soliditas dan merawat solidaritas termasuk menanggalkan ego sektoral dalam dalam ikhtiar bersama memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 maupun kesiapsiagaan menanggulangi pandemi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain komunikasi intens dan koordinasi antara Gugus Tugas Kabupaten/Kota dengan Gugus Tugas Provinsi, *komitmen Kepala Daerah sebagai pimpinan Gugus Tugas di Kota/Kabupaten dalam melakukan manajemen krisis adalah juga kunci penting dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 ini, mengingat saat ini kita sedang berada di tengah situasi dan fase menuju tatanan kehidupan baru _(new normal life)_ yang produktif dan aman.

Adalah fakta bahwa selama vaksin Covid-19 belum ditemukan maka kemungkinan dan potensi penularan Covid-19 akan terus terjadi, dan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sendiri saat ini penularannya tidak lagi didominasi oleh kasus impor (imported case), namun sudah terjadi kasus transmisi lokal (local transmission) yang cukup banyak. Hal ini musti menjadi perhatian kita semua agar lebih peduli dengan meningkatkan kewaspadaan dini. *Masyarakat tak boleh lengah, harus tetap awas dan peduli, namun jangan pula panik berlebihan.

Sembari terus menyemarakkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) , dengan menjadikan desa/kelurahan kita sebagai Kampung Tegep Mandiri maka kita sudah turut serta menanggulangi pandemi terutama dalam upaya memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 di lingkungan terdekat kita masing-masing.

Karena kerjasama, partisipasi aktif, kepatuhan, dan kedisiplinan* kita dalam menerapkan Protokol Kesehatan (pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer) terutama di tempat umum, fasilitas publik, dan tempat keramaian, seperti rumah ibadah, kantor, obyek wisata, pasar dan mal atau supermarket; serta mempraktikkan pola atau perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah salah satu faktor kunci pencegahan agar kita, keluarga, kerabat, dan orang-orang terdekat kita, tidak menjadi carrier/vektor (pembawa virus atau sumber penular virus) dan bahkan menjadi suspect atau orang yang terpapar dan terkonfirmasi Covid-19.

“Jaga diri, jaga orang lain.
Lindungi diri, lindungi sesama.
Saling mengingatkan, saling menguatkan.
Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan”, pesan singkat ABP.

Juru Bicara,
Ttd
ANDI BUDI PRAYITNO

(Sumber : GTPPC-19 BABEL/NRKIPOST/SUMARWAN)
.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami