Cemari Lingkungan; Limbah Potong Ayam Resahkan Warga, DLH Kabupaten Siak Diminta Bekerja Efektif

NKRI post.RIAU | Siak – Pengguna jalan dan pedagang kaki lima (PKL) di Kampung Sungai Tengah, merasa tidak nyaman, tercium bau busauk limbah sisa potongan ayam yang menumpuk dipinggir jalan, dengan bau tak sedap bila melintas menuju kearah Wisata Mangrof Bj Go Green, dan Jambatan Siak II, tepatnya di Kampung Sungai Tengah RT.02 RW.04 Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak Provinsi Riau, Rabu (30/09/2020).

Bau busuk, mirisnya bau bangkai tercium oleh warga yang melintasi jalan itu, bau yang berasal dari buangan limbah sisa potongan ayam yang menumpuk dipinggir jalan tersebut. Hal ini sangat meresahkan warga, dan pedagang kaki lima (PKL) disekitar area tersebut.

Terkait dengan bau yang tak menyenangkan ini, sejumlah PKL,  yang berada di area tersebut,  mengungkapkan nya kepada awak media Nkripost.com ketika  melintas dijalan tersebut. “Kami yang berada di area ini sangat merasa terganggu sekali, dengan adanya bau busuk yang harus kami hirup setiap harinya, hingga saat ini masih belum ada tindak tegas,  baik dari Pemerintahan Desa, maupun Pemerintahan Kabupaten Siak, apa lagi disaat cuaca panas, baunya terbawa angin, rasa mau muntah,” ungkap N pedagang warung kopi didekat area tersebut.

Di waktu yang sama, mendapatkan informasi tersebut, awak media mengajak RT 02 Sayuti dan Kadus Sutrisno, selaku perpanjangan tangan pemerintahan Desa, beserta beberapa orang warga dan PKL untuk turun menyaksikan kebenaran adanya bau busuk tersebut, “Benar adanya tumpukan limbah sisa ayam potong disana”.

Seorang pedagang buah berinisial S juga mengatakan, “Memang ada seorang warga setempat yang bekerja penjual ayam potong, juga membuang  limbahnya disana, bahkan sebelumnya, sudah saya kasih tau, kita runding secara kekeluargaan, malah saya gaji anak saya sendiri untuk membuang limbah itu ke sungai, kita mekirkan karena kita bertetangga,” Ucap S dengan wajah kesal.

Sudah berkali – kali kita menyampaikan dengan mendatangi penjual ayam potong tersebut, “Ia mengakui, membuang limbahnya disana, dengan alasan ia kesulitan, mau dibuang kemana lagi limbah sisa pemotongan ayam itu, karena jauh dari tempat pembuangan sampah (TPS),” tambah salah seorang warga.

Loading...

Sebelum diterbitkannya berita ini, awak media Nkripost.com berusaha menghubungi Penghulu Kampung Sungai Tengah tersebut Supri via seluler, 0813 7111 xxxx tidak aktif, dan Kabid DLH Adnan di nomor seluler 0812 7614 xxxx, namun tidak dijawab, sehingga berita ini diterbitkan.

Warga sangat berharap kepada Pemerintah Kampung dan Pemkab Siak, agar bisa bekerja dengan efektif, dan  bisa hendaknya mengatasi tumpukan limbah sisa potongan ayam yang mencemari dilingkungan kami ini. *(VH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *