Buruh Morowali Menolak RUU Cipta Lapangan Kerja

Nkripost, Bahodopi – Serikat Pekerja Nasional Kabupaten Morowali melalui rapat Kordinasi antara pengurus serikat sekawasan PT.IMIP menyatakan sikap menolak RUU Cipta lapangan Kerja.

Penolakan di lakukan saat melakukan duduk bersama dengan pengurus dan Anggota Serikat Pekerja Nasional Kabupaten Morowali

Melalui wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang Morowali, Martinus Tuba menyampaikan sikap kepada seluruh anggota penolakan Omnibus Law ini sudah sangat jelas kita sepakat bahwa kita bisa biarkan begitu saja untuk di tetapkan, karena sangat jelas sangat- sangat merugikan terhadap masyarakat khususnya klaster Ketenagakerjaan.

Yang mana di dalamnya isi sangat merugikan yang meliputi diantaranya Uang pesangon dihilangkan, UMP, UMK, UMSP dihapus, Upah buruh dihitung per jam, Semua hak cuti (cuti sakit, cuti kawinan,khitanan atau cuti baptis, cuti kematian cuti melahirkan) hilang dan tidak ada kompensasi.

Selanjutnya Outsourcing diganti dengan kontrak seumur hidup, Tidak akan ada status karyawan tetap Perusahaan bisa memPHK kapanpun secara sepihak.

Jaminan sosial, dan kesejahteraan lainnya hilang, Semua karyawan berstatus tenaga kerja harian,.Tenaga kasir asing bebas masuk,.Buruh dilarang protes, ancamannya PHK, Libur Hari Raya hanya pada tanggal merah, tidak ada penambahan cuti.

Loading...

Maka dari itu seluruh karyawan khsususnya para kader ayo kita Kampanyekan penolakan ini melalui perjuangan medsos, Twitter, FB atau media lainnya.

” Jelas kita menolak RUU Cipta lapangan kerja ini sangat lebih merugikan bagi kita selaku klaster Ketenagakerjaan,” Ucap Martinus Tuba

Hal senada juda di sampaikan, Juswan Paseba di sela-sela rapatkan menyampaikan bahwa kita Morowali bukan kita tidak bisa melakukan aksi, hanya saja izin hingga saat ini dari pihak polri kita di keluarkan.

Loading...

Kita DPC Menunggu Intruksi dari Pusat, jika di izinkan maka kita lakukan hal serupa untuk turun ke jalan, tandasnya . (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *