BKB Terhadap Program KKBPK: Jangan, Terlalu Muda, Terlalu Banyak, Terlalu Rapat dan Terlalu Tua Melahirkan

BAGIKAN :

Gorontalo NKRIPost.com – Pembukaan Kegiatan penyuluhan peranan kader BKB/BKB HI. lokasi Desa Pencanangan Kampung KB. Di Kantor Desa Ulapato A. Yg di buka oleh kepala Desa Ulapato A, bapak Efendi Nento, Moderator Bapak Afrilianto Hida SEI, Pemateri Bapak Harli Ishak,ibu haja h Fatma Hatlah,dan ibu Kabid KB/ KR Cilawati Lahabu,SE.

Afriliyanto Hida SEI sampaikan Semua Kader Bina keluarga Balita Harus eksis pada kegiatan sesuai Tupoksi Kader, Saat ini pemerintah Desa Ulapato A akan berupaya menganggarakan Kegiatan BKB ini Khusus desa ulapato Tahun Depan akan di buat Bimtek Tribina ( BKB,BKR,dan BKL) untuk pencatatan pelaporan dan Latihan dasar Penyuluahan Bagi Kader.”Pungkas Apriliyanto

Kemudian desa ulapato A adalah desa ke dua yg di canakngkan Kampung KB oleh Bupati Kabupaten Gorontalo Prof Nelson Pomalingo. Pada Bulan Oktober 2018 setelah Desa Talumelito.kec.Telaga Biru

Sedangkan Penyuluhan BKB (Bina Keluarga Balita) Holistik Integrasi (HI) dengan diikuti para kader pengelola
desa KB se-kecamatan Telaga Biru

Apriliyanto Hida SEI menjelaskan mengenai kegiatan ini bertujuan agar para pengelola BKB di desa KB bertambah wawasan dan pemahaman bagaimana dalam pengasuhan anak balita.
“Para pengelola BKB di Kampung KB nantinya dapat memberikan penyuluhan kepada para kader, orangtua mengenai tumbuh kembang anak, bagaimana seorang ibu berinteraksi dalam keluarga, menjadi suasana pendidikan, merangsang kecerdasan anak dalam tumbuh kembangnya,” paparnya.

Ia berharap pengelolaan BKB/ BKB Hi di sejumlah desa KB di Kecamatan Telaga Biru menjadi contoh bagi pengelola desa KB daerah lainnya di Kabupaten Gorontalo hingga ke tingkat Provinsi Gorontalo, dalam pengasuhan anak balita menjadi anak cerdas dan berkarakter.

Dalam hal pembinaan, Ia menuturkan BKKBN melakukan secara berjenjang bekerjasama dengan dinas/instansi kabupaten/kota yang mengelola program KB di lapangan untuk melakukan pembinaan terhadap kelompok-kelompok BKB, organisasi kemasyarakatan dan
Kerja sama yang terintegrasi program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) sesuai dengan program pokoknya, salah satunya adalah pembinaan terhadap kelompok BKB yang dikelola ibu-ibu di daerah itu.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini jumlah kelompok BKB yang tersebar kabupaten/kota dan beberapa kelompok terdiri dari berapa jumlah para anggota. “Pembentukan kelompok BKB akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah desa KB di sejumlah desa khususnya Kecamatan Telaga Biru,” lanjutnya.

Dia juga berharap kepada para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di masing-masing titik untuk memberikan pembinaan kepada para kader, ibu-ibu dan relawan dilatih agar kuantitas serta kualitasnya bertambah baik.

Para orangtua nantinya dapat memahami dan memenuhi kebutuhan gizi anak serta mempersiapkan pendidikannya.
“Itulah harapan BKKBN mengembangkan program BKB, agar para ibu-ibu benar-benar memerhatikan tumbuh kembang anak dan gizinya, sehingga melahirkan anak-anak yang berkualitas. Jika para ibu-ibu sudah mengetahui program BKB, maka kontribusinya terhadap program KKBPK adalah dapat mengatur jarak kelahiran, menghindari 4T (jangan terlalu muda melahirkan, terlalu banyak, terlalu rapat dan terlalu tua melahirkan),” terangnya. Kemudian ditutup langsung Kegiatan tentang penyuluhan peranan BKB/ BKB HI oleh bapak Kepala Dinas Yudhi ekwanto. “Tutup AFriliyanto saat
di wawancarai oleh Awak Media”. Ahad 18/08/2019

EDITOR : Zulkarnain
COPYRIGTH@2019NKRIPost.com

Jakarta – Gorontalo.

Publikasi : 18 Agustus 2019 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami