Berbuat Hal Terlarang, Pelatih Paskibra Ditangkap Aparat Bersenjata

PRIA berinisial NP(21) harus berurusan dengan aparat bersenjata dari Polres Gowa, Sulawesi Selatan.

NP berbuat terlarang, mencuri ponsel milik anggota pasukan pengibar bendera a.k.a Paskibra.

Anggota Paskibra itu merupakan anak didiknya.

Ya. NP adalah pelatih pasukan pengibar bendera HUT ke-76 RI di Kabupaten Gowa.

Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan mengatakan, saat ini NP telah diamankan di Mapolres Gowa untuk proses lebih lanjut.

“Sudah kami amankan di kantor,” katanya seperti dikutip dari Fajar, Selasa (17/8/2021).

Loading...

Peristiwa ini bermula saat Paskibra yang sedang dilatih oleh pelaku NP, istirahat untuk menunaikan salat di musala SMA di Sungguminasa, Gowa.

Salah satu ponsel milik anggota pasukan disimpan di tempat yang tidak aman.

Pelaku NP pun datang. Ia melihat ponsel yang ditaruh di sembarang tempat.

Loading...

“Karena ada kesempatan, pelaku mengambil dua buah ponsel milik peserta latihan yang disimpan di depan ruang kelas. Usai dari sana, pelaku kembali bergabung untuk memimpin latihan. Jadi dia menyamarkan aksinya agar tak ketahuan,” ujar Mangatas.

Berselang satu hari setelah beraksi, NP menjual ponsel hasil curiannya itu seharga Rp1,4 juta kepada orang lain.

Satu unit ponsel pun terjual, tetapi NP sudah menjadi buronan Polres Gowa.

Keberadaan NP pun diketahui polisi dan dilakukan penangkapan di Kabupaten Gowa.

Pelaku ditangkap oleh polisi bersenjata di rumahnya tanpa perlawanan.

“Hasil penangkapan, diamankan satu buah ponsel milik korban, yang merupakan peserta Paskibra yang masih disimpan oleh terduga pelaku di rumahnya,” kata perwira polisi tiga balok itu.

Saat ini kasus pencurian itu masih dikembangkan polisi untuk mencari barang bukti lain, yang dilakukan pelaku.

Termasuk mengecek catatan kejahatan pelaku.

Loading...

(NKRIPOST/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *