Berbesar Hati Menerima Sangsi, Ketua DPRD Aru Ajak Tetap Jaga dan Rawat Perbedaan Jelang Pilkada

Ketua DPRD Kepulauan Aru Udin Belsigaway

Nkripost, Maluku, Kepulauan Aru – Usai putusan sidang yang di gelar pada Pengadilan Negeri Cabang Dobo, jalan Ali Moertopo Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis 19 November 2020 terkait dugaan pencemaran nama baik oleh Udin Belsigaway ke salah satu Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati saat kampanye dukungan terhadap Pasangan Calon Bupati dengan jargon JOIN, Johan Gonga dan Muin Sogalrey

Dugaan pencemaran nama baik pada saat kampanye tanggal 03 Oktober 2020 di belakang SMP Negeri I (satu) kelurahan siwalima kecamatan Pulau- pulau Aru, Udin Belsigaway (UB) di tetapkan sebagai terdakwa

Sidang berlangsung kurang lebih satu minggu dan sesuai dengan putusan Hakim Ketua terhadap dugaan kasus pencemaran nama baik tersebut, terdakwa Udin Belsigaway (UB) di nyatakan sebagai mana pasal 187 ayat (dua) Jo Pasal 9 Huruf C undang-undang Nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah, penganti Undang – undang Nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota menjadi Undang – undang RI Nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang – undang Nomor 1 tahun 2015 dan Undang – undang Nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

Putusan Pidana terhadap terdakwa Udin Belsigaway (UB) dengan Pidana kurungan selama 1 Bulan dan/atau denda Rp. 3. 000, 000 (tiga juta rupiah), terdakwa Udin Belsigaway menerima sangsi tersebut sesuai dengan putusan sidang dan selanjutnya terdakwa Belsigaway akan menyelesaikan administrasi sidang putusan tersebut pada dalam jangkah waktu dekat, Jumat (20/11/20).

Mencermati proses hukum yang terjadi akibat perbedaan dukungan terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati, Ketua DPRD Kepualauan Aru mengajak masyarakat tetap bersatu sukseskan pesta demokrasi.

“Dengan selesainya perkara ini, saya mengajak seluruh masyarakat Aru dari ujung Batugoyang sampai ujung Warialau, mari sama-sama kita menjaga kondusifitas Kabupaten Kepulauan Aru dengan mengedepankan “Sita Eka Tu” guna mensukseskan Pilkada Aru 9 Desember, mendatang. Ungkap Ketua DPRD

Loading...

Lanjut Belsigaway : berbeda dalam politik adalah dinamika dalam suatu kontestasi politik. Jangan karena perbedaan, lantas menghilangkan rasa nasionalisme dan hidup orang basudara di bumi Jargaria.

Mari kita satukan tekad guna mensukseskan Pilkada demi kejayaan Negeri yang kita cintai. Tutupnya

Rustam Al-al

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *