Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Belu: Apin Saka Hanya Dimintai Klarifikasi

GEDUNG DPRD BELU

NKRI POST,ATAMBUA – Anggota DPRD Kabupaten Belu Frans Xaver Saka dimintai klarifikasi terkait pernyataannya di media online yang menyatakan dirinya tidak melakukan reses.

Hal ini yang disampaikan Anggota Badan Kehormatan Dewan Kabupaten Belu, Agustinus Pinto kepada media ini, Rabu (13/5/2020) melalui sambungan telefon.

Loading...

Pinto mengatakan, dalam klarifikasi tersebut ada beberapa point, yaitu bahwa Anggota DPRD Frans Xaver Saka tidak melakukan wawancara namun hanya menjawab pertanyaan dari wartawan bahwa dirinya tidak melakukan reses, dan dalam klarifikasi itu juga yang bersangkutan melakukan reses.

“Memang dalam klarifikasi itu beliau sudah melakukan reses dan juga beliau tidak melakukan wawancara dan hanya menjawab pertanyaan dari wartawan seperti itu dan sebenarnya tidak ada masalah apa-apa,” ungkap Pito.

Anggota DPRD Belu Frans Xaver Saka

Lebih lanjut Ia menjelaskan, reses merupakan kewajiban DPRD yang harus dilaksanakan karena merupakan amanat undang-undang, sehingga tidak ada alasan apabila seorang DPRD tidak melakukan reses.

“Yang jelas dia sebagai Anggota DPRD tugas-tugas salah satunya reses, kalau tidak reses berarti dia punya Pokir (pokok pikiran) tidak ada berarti Pokirnya itu diragukan. Tugas utama Anggota DPRD itukan salah satunya turun ke lapangan menjaring aspirasi lalu dia membuat Pokir dari hasil reses itu,” jelas Pinto.

BACA: Badan kehormatan DPRD Belu panggil anggota fraksi Demokrat Frans Xaver Saka

Selain itu Ia juga menambahkan terkait persoalan klarifikasi Anggota DPRD Frans Xaver Saka sudah selesai dan hasil klarifikasi bahwa yang bersangkutan telah melakukan Reses. Hasil reses tersebut telah termuat dalam Pokok Pikiran (Pokir) dan telah diserahkan ke Sekretariat DPRD Kabupaten Belu

Sedangkan secara terpisah Anggota DPRD Frans Xaver Saka yang dihubungi media ini mengatakan, pemanggilan terhadap dirinya sudah dilakukan sekitar dua minggu yang lalu.

Loading...

Sementara surat yang diterimanya pada hari Selasa tanggal 11 Mei merupakan Surat Berita Acara Klarifikasi.

“Kalau panggilan sudah sekitar dua minggu yang lalu. Kemarin itu berita acara Klarifikasi,” ungkap Frans Xaver Saka.

Namun anggota DPRD yang akrab disapa Apin Saka ini enggan membeberkan isi dari surat berita acara klarifikasi tersebut.

“Nanti kalau bisa tanya langsung ke ketua atau anggota BK (Badan Kehormatan).(*)

NKRI POST ATAMBUA 
MARSEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *