ASN Pemkab Kebumen Jalani Rapid Test, Hasilnya Enam Orang Dinyatakan Reaktif

Nkripost, Kebumen – Pemkab Kebumen kembali menggelar kegiatan Rapid Test Massal. Setelah sebelumnya pedagang dan masyarakat umum, kali ini diikuti oleh seluruh Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer di lingkungan Pemkab Kebumen. Dari total 3.190 orang peserta baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun non PNS itu, tercatat enam diantaranya reaktif.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan Senin 22 Juni 2020, di Gedung Pertemuan Setda Kebumen itu, ditinjau langsung oleh Bupati Kebumen Yazid Mahfud dan Wakil Bupati H. Arif Sugiyanto Sh.

Loading...

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Kusbiyantoro mengungkapkan, dari hasil pendataan petugas terdapat enam ASN yang dinyatakan reaktif. Akan tetapi tidak ada rincian yang disampaikan pihak gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kebumen terkait para ASN tersebut.

“Jumlah reaktif 6 orang,” ungkapnya.

Sementara Bupati Kebumen Yazid Mahfudz yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kebumen menjelaskan, para ASN yang hasilnya reaktif telah diketahui identitasnya. Kepada yang bersangkutan akan dihubungi melalui nomor ponsel sesuai yang tertera dalam daftar hadir peserta. Peserta yang reaktif juga akan menjalani swab.

“Nanti akan karantina, mau mandiri atau karantina di rumah sakit. Tapi belum boleh ke kantor dulu (sebelum hasil swab keluar),” imbuhnya.

Bupati Yazid Mahfudz, mengatakan rapid test bagi ASN sebagai upaya pencegahan dan meminimalisasi penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja. Sebelumnya telah dilakukan rapid massal untuk kalangan masyarakat umum yang menyasar pasar tradisional, pondok pesantren, panti asuhan, maupun para kepala desa.

“Screening kepada seluruh ASN ini sebagai deteksi dini Covid-19. Apalagi mulai 5 Juni kemarin, seluruh ASN mulai masuk kerja, tidak lagi ada WFH,” katanya.

Loading...

Hasil rapid test massal, lanjut Yazid, akan menjadi acuan dalam gugus menentukan program lanjutan. Disisi lain, juga memastikan kesehatan para ASN yang harus menjalankan tugas seperti pelayanan masyarakat. Dirinya pun berpesan, dalam menjalankan tugas ASN tetap mempertahankan protokol kesehatan.

“Mengenakan masker, jaga jarak dalam pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, hingga 22 Juni 2020, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen telah melakukan rapid test kepada lebih dari 18 ribu warga. Dari jumlah itu 166 orang dinyatakan reaktif. Namun, setelah dilakukan uji swab, hanya 3 orang dinyatakan positif Covid-19.

“Sekarang 2 orang sudah sembuh,” tegasnya.

Sementara itu, hingga Senin pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen tercatat 37 orang. Dari jumlah itu 34 sembuh, 2 meninggal dunia dan 1 orang masih dalam perawatan. Pasien sembuh terbaru yaitu laki-laki asal Kecamatan Kebumen berinisial AF berusia 37 tahun.(*)

Pewarta :Rasimin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *