Areal PT. Falcon Yang Sudah Dibebaskan Diklaim Salah Satu Warga Riam Danau Kanan

PT. Falcon Agri Persada

Nkripost.com, Ketapang – PT. Falcon Agri Persada yang terletak Di sepuluh Desa di kecamatan Jelai Hulu Kabupaten Ketapang Kalimantan barat merupakan Perseroan terbatas yang bergerak Di perkebunan kelapa sawit,Pembebasan dan Pelepasan Areal/lahan dari Tahun 2008.

Namun sangat di sayangkan ketika ada warga atau pihak-pihak lain yang mengklaim bahwa masih ada areal yang belum diselesaikan dimasyarakat.

Salah satu contoh misalnya baru-baru ini ada salah satu warga Desa Riam Danau Kanan yang mendatangi kantor PT. Falcon dengan alasan bahwa lahan/arealnya belum dibebaskan sementara diareal yang di klaimnya merupakan areal yang sudah dibebaskan,pembayaran lahan dan Ganti Rugi Tanam Tumbuh telah dilakukan pada tahun 2008 ungkap Salah satu Perwakilan PT. Falcon saat ditemui awak Media Sabtu (3/10/2020)

Ia juga menjelaskan bahwa areal tersebut merupakan areal yang berada dalam Pengelolaan KKPA(pola komitraaan) Koperasi perkebunan Harapan Mekar Lestari(HML)

“areal yang di klaim salah satu warga dari Desa Riam Danau kanan sudah dibebaskan dari tahun 2008 dan pihak kami memiliki data/dokumen Penyerahan dan pembayaran yang lengkap bahkan areal tersebut berada dalam pengelolaan Komitraan Kopbun HML yang sudah masuk dalam SK Bupati kabupaten Ketapang yang hasilnya sudah diterima oleh para petani mitra,”terangnya

Menurutnya, managemen Perusahaan tidak mungkin melakukan pembayaran Pelepasan lahan dan Ganti Rugi Tanam Tumbuh(GRTT) dilakukan dua kali dalam satu areal/lahan yang sama.

Loading...

“Permasalahan yang muncul akhir-akhir ini yang membebaskan si S dan yang mengklaim si T. Pertanyaannya adalah kenapa tidak di urus dan di klaim pada tahun 2008/2009 jika memang areal tersebut adalah miliknya? Kami berharap agar keduanya bisa bertemu karena pihak perusahaan sudah melakukan tanggung jawabnya dengan melakukan pembayaran pembebasan lahan dan tanam tumbuh,”tambahnya

“Kami dari PT. Falcon tidak akan tutup mata dengan masalah – masalah seperti ini sebisa mungkin kita juga akan membantu masyarakat untuk menyelesaikannya , dari kami bahkan berencana untuk mengajukan ke pihak kepolisian untuk melakukan mediasi,”Tutupnya.(AA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *