Anggota TNI Tewas di Papua, Ini Firasat Sang Ibu Sebelum Anaknya Gugur

EMPAT prajurit TNI tewas dalam tugas di Pos Rayon Militer (Posramil) Kisor, Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat, Papua Barat, usai diserbu puluhan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Mirisnya, empat prajurit kebanggan itu tewas diserang saat sedang tertidur.

Adapun keempat anggota TNI AD itu ialah Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, dan Lettu Chb Dirman.

Sebelum dikabarkan tewas ditangan KKB Papua, ternyata salah satu orang tua dari prajurit merasakan sebuah firasat yang tidak enak.

Ibunda dari Praka Muhammad Dirhamsyah, Hasma Arsyad bahkan mengaku tak kuasa menahan tangis setelah mengetahui kabar kematian anak kesayangannya.

Dia sendiri mengaku mendapatkan kabar kematian anakknya pada pagi hari atau tepat sekitar pukul 10.00.

Loading...

“Saya dapat telepon mengabarkan anak saya meninggal pukul 10.00 WITA,” ujar Hasma, dikutip Hops pada Jumat, 3 September 2021.

Hasma menjelaskan, kabar duka cita itu disampaikan saat dia sedang bekerja di kantor.

Punya firasat buruk
Sehari sebelum anaknya gugur dalam tugas, Hasma mengungkapkan sudah mendapatkan firasat buru yang disebutnya sebagai pertanda kematian anaknya.

Loading...

Kala itu, Hasma mengaku sangat gelisah dan tidak bisa tidur. Bahkan dalam benaknya seketika ada perasaan kurang enak yang mengganjal di pikirannya.

Kemudian Hasma pun sempat mencurahkan perasaan tak menentu itu kepada sang suami.

Namun dia pun berusaha menganggap bahwa firasat buruk itu merupakan hal yang biasa.

“Semalam itu gelisah, ndk bisa tidur, saya tanya ke bapaknya, saya tidak bisa tidur, ada perasaan kurang enak tapi saya pikir hanya hal yang biasa,” terangnya.

Untuk diketahui, Praka Dirhamsyah merupakan pertama dari tiga bersudara.

Selama menjadi anggota TNI, Dirham bertugas di Gorontalo, serta menikah dengan gadis Gorontalo beberapa tahun lalu.

Kini dia pun memiliki seorang anak berusia dua tahun yang tinggal bersama ibunya di Gorontalo.

(NKRIPOST)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *