NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Anggota DPRD Partai Gerindra Menangis Saat Di Demo Relawan Jokowi Bersama Elemen Masyarakat

BAGIKAN :
Video Saat Anggota DPRD Malaka, Asal Partai Gerindra Fransiskus X. Taolin, meneteskan air mata

BETUN, NTT – Tenaga kontrak daerah (Teda) Malaka atau staf DPRD Malaka tertawa dan anggota DPRD Malaka meneteskan air mata, ketika ketua Pospera mengucapkan sumpah Mahasiswa di hadapan anggota DPRD Malaka Bersama Aliansi Gerakan Pemuda Peduli Rakyat Anti Korupsi (GEMPPAR) orasi menyampaikan aspirasinya

Aksi turun ke jalan yang memaknai hari sumpah pemuda itu, sebagai momentum memperingati hari persatuan pemuda-pemudi Indonesia tanggal 28 Oktober 2019 itu malah ditertawai ibu-ibu staf DPRD Malaka.

Pada kesempatan itu Kens Aguero yang berperan sebagai (agitator) pada aksi tersebut langsung membentak, ibu – ibu yang menertawai aksi mahasiswa itu. Dengan nada tegas Kens mengakatakan, ibu jangan tertawa, ibu tak perlu tertawai apa yang kami lakukan,” demikian ungkapan kens.

Pada kesempatan yang sama, ketika Aliansi Gerakan Pemuda Peduli Rakyat Anti Korupsi (GEMPPAR) yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu dan Organisasi “Relawan Jokowi”, Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA)-Kabupaten Malaka, melakukan unjuk rasa dihadapat belasan DPRD Malaka, dengan menyampaikan 17 butir pernyataan sikap terhadap Pemerintah Kabupaten Malaka yang dipimpin sang Bupati dr. Stef Bria Seran, M.PH.

(Aliansi Gerakan Pemuda Peduli Rakyat Anti Korupsi (GEMPPAR) yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu dan Organisasi “Relawan Jokowi”, Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA)-Kabupaten Malaka,Ketika Mendatangi Kantor Wakil Rakyat).

Aksi demonstrasi dan pernyataan sikap tersebut bertolak dari kondisi faktual multi sektor pembangunan Kabupaten Malaka yang disebut Aliansi tersebut, Malaka sarat dengan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Sementara Wendy Bundaoe Ketua Pospera Malaka, saat menyampikan orasinya mengatakan, tuntutan aksi sudah disampaikan ke DPRD, jika ditindak lanjuti maka aksi akan berlanjut dengan jumlah massa yang cukup banyak.

Loading...

Wendy yang merupakan jaringan aktivis 98 itu menegaskan, Malaka sudah dinodai oleh pejabat-pejabat yang bermental koruptor. Dugaan korupsi dimana – mana, DPRD jangan diam ditempat.

Walau demikian ketua Pospera berjanji, aksi tersebut akan berlanjut. Dalam waktu dekat akan ada lagi aksi di Polres Belu dan Kejari Belu, dan berlanjut ke Polda dan Kejati NTT, hingga akan ada aksi lagi di gedung KPK RI, hal tersebut terkait kabupaten Malaka yang kini keluar sebagai sang juara korupsi di NTT.

Masih pada kesempatan yang sama, ketika ketua Pospera mengucapkan sumpah Mahasiswa di hadapan anggota DPRD Malaka, anggota DPRD Malaka asal Partai Gerindra Fransiskus X. Taolin, meneteskan air mata. Sambil mengangkat tangan dan mencupakan sumpah Mahasiswa yang di pimpin Ketua Pospera.

Sementara Anggota DPRD Malaka asal Partai Gerindra, Fransiskus X. Taolin ketika diminta komentar terkait dirinya meneteskan air mata, dengan wajah merah ia mengatakan, dirinya dulu sebagai mahasiswa yang selalu memimpin aksi turun kejalan sehingga terharu dengan seruan sumpa mahasiswa dan tuntutan mahasiswa.

Baginya hal tersebut sangat sedih mengingat masa lalu, sehingga meneteskan air mata. Dulu kita sama – sama berteriak di jalan ketika pejabat melakukan hal yang tidak sesuau aturan, akan tetapi ia menjelaskan, kini dirinya sudah terpilih menjadi wakil rakyat Malaka.

Sebagai wajah baru wakil rakyat Malaka, sangat sedih dengan apa yang terjadi di Malaka saat ini, walau demikian apa yang disampaikan teman dan adik Mahasiswa, dirinya sangat mendukung, dan siap mendukung juga menindaklanjuti apa yang disuarakan Mahasiswa.(Timorpost)

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami