Aliansi Masyarakat Cinta NKRI: Kepulangan Habib Rizieq Merusak Persatuan Bangsa

Nkripst, Jakarta – Ratusan masa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cinta NKRI melakukan aksi protes terhadap Habib Riziq, masa menuntut Pemerintah untuk segera memproses Habib Rizieq secara hukum.

Aksi protes yang di gelar di Area monas, Jakarta tersebut, menurut para peserta aksi, kepulangan Habib Rizieq berpotensi pecahnya persatuan dan kesatuan bangsa. Kamis 19/11/2020.

“Kami Aliansi Masyarakat Cinta NKRI
Menolak segala bentuk provokasi oleh tokoh-tokoh agama dan paham-paham radikal, kami menolak radikalisme “, seru salah satu orator dalam aksi tersebut.

Hal serupa juga disampaikan orator kedua Andreas, perwakilan Maluku, dirinya menyerukan akan menghadang bahkan menghancurkan siapapun yang merusak persatuan bangsa.

“Bangsa ini harga mati, Pancasila lahir di Indonesia Timur, yang siap menjaga pancasila adalah orang Indonesia Timur, Pancasila harga mati. kita akan kerahkan segala kekuatan untuk tetap menjaga bangsa ini”, tegas Andreas.

Andreas juga menambahkan jika aparatur kepolisian masih mempertimbangkan hukum dan undang-undang maka berikan kepercayaan kepada mereka untuk menghadang masa FPI.

Loading...

“Jika aparat kepolisian masih mempertimbangkan hukum dan undang-undang yang ada, maka berikan kami kepercaya untuk menghancurkan mereka”, tambah Andreas.

Sementara itu, orator ketiga asal NTT juga menyampaikan beberapa hal terkait kepulangan Habib Rizieq yang di anggap mengganggu kerukunan antar umat.

“Kepulangan Rizieq bukan membangun kerukunan negara ini, tapi malah merusak persatuan bangsa. Oleh karna itu, para petinggi militer, Polri dan TNI tidak bisa mengatasi ini kami siap melawan mereka. Bhineka tunggal ika di ambil dari darah kami, jadi siapa yang merusak darah kami, kami tidak akan diam, kami hadir di sini karna kami cinta NKRI, kami bukan khilafa”, tutur orator dalam aksi tersebut.

Loading...

Ia juga meminta Gubernur Anies untuk bersikap tegas menjalankan tugasnya sebagai gubernur dan tidak menjual Agama demi kepentingan politik.

“Baswedan seharusnya tegas, jangan jual agama untuk kepentingan politik”, tambahnya.

Aksi yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebutpun berakhir dengan tenang dan ditutup dengan membakar poster Habib Rizieq oleh masa yang ada. (Barros)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *