Alhamdulillah! Akhirnya Sandiaga Uno Bawa Kabar Gembira, Mohon Disebarluaskan

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno memerintahkan para pejabat Kemenparekraf mempercepat regulasi yang berkaitan dengan hak kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) yang akan bisa dijadikan sebagai atau agunan pinjaman.

Hal ini menjadi kabar gembira buat pelaku parekraf.

Regulasi yang dimaksud Sandiaga adalah rancangan peraturan pelaksana Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif yang mengatur skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual, intellectual property (IP).

Aturan ini dibuat dalam rangka membuat sistem pemasaran produk ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual.

Pembiayaan dengan skema ini memungkinkan pelaku ekonomi kreatif untuk mendapatkan modal usaha.

Sehingga akses pembiayaan pelaku ekonomi kreatif bisa dihadirkan pemerintah.

Loading...

Sandiaga mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan regulasi di Kementerian Hukum dan HAM. Menurutnya, regulasi itu bakal selesai dalam hitungan minggu.

“Ini perintah! Perintahnya adalah percepat proses untuk regulasi yang berkaitan dengan hak kekayaan intelektual yang akan bisa dijadikan sebagai collateral atau jaminan pinjaman,” kata Sandiaga kepada wartawan di Jakarta (30/8/2021)

Sandi menilai, regulasi ini akan menjadi warisan ataupun legacy pemerintahan Presiden Jokowi dalam hal pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif.

Loading...

“Paling tidak ini akan menjadi warisan atau legacy daripada bapak Presiden Joko Widodo dalam periode pemerintahan keduanya agar industri ekonomi kreatif dan ekosistem ekonomi digital kita melakukan terobosan dari segi pembiayaan, ketika hak kekayaan intelektual bisa menjadi akses pembiayaan,” ujarnya.

“Dan Jakarta akan menjadi poros utama penggerak ekonomi kreatif bangsa. Kalau saya melihat bola saljunya ini luar biasa dapat diciptakan begitu beberapa kekayaan intelektual kita mendapatkan pendanaan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Sandiaga membeberkan tiga resep agar UMKM di sektor parekraf bisa bangkit dan bertahan selama masa pandemi Covid-19.

Cara-cara tersebut adalah gerak cepat dengan perubahan yang ada, kolaborasi dan menggarap semua potensi yang tersedia.

Sebab, menurut Sandiaga, selalu ada potensi dan peluang dari setiap krisis yang terjadi.

“Kita perlu tingkatkan keterampilan melalui 3G. Pertama adalah gercep atau gerak cepat, geber atau gerak bersama, dan gaspol yakni garap semua potensi,” kata Sandiaga dalam keterangannya, Minggu (29/8/2021).

Sandiaga mengungkap, tiga hal itu bisa terealisasi bila ada keinginan kuat dari UMKM dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah.

Dengan sinergi, pria yang akrab disapa Mas Menteri ini yakin UMKM Indonesia akan lebih cepat bertransformasi dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang sempat ambruk akibat pandemi Covid-19.

Loading...

“Akselerasi dari tranformasi digital masyarakat ini harus dibantu, difasilitasi oleh pemerintah, dunia usaha, dan dunia pendidikan. Bagaimana bukan hanya jualan online tapi menciptakan konten kreatif,” tutup Sandiaga.

PROFIL SANDIAGA UNO

SIMAK Profil Sandiaga Uno berikut ini. Ia termasuk dalam salah satu orang terkaya di Indonesia.

Sandiaga Uno sebelumnya juga menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Loading...

Kekayaan Sandiaga Uno berasal dari usaha keluarga. Sandiaga Uno memiliki perusahaan, PT Saratoga Investama Sedaya, yang bergerak di bidang pertambangan, telekomunikasi, dan lain sebagainya. Ingin tahu lebih banyak tentang Sandiaga Uno? Cek profil Sandiaga Uno berikut ini.

Karier Politik Sandiaga Uno

Sandiaga Uno dikenal dengan nama dan jabatan lengkap sebagai Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A. Dia lahir di Pekanbaru, Riau, 28 Juni 1969.

Sosok yang terkenal sebagai pengusaha dan politikus ini memenangkan pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2017 berpasangan dengan Anies Baswedan.

Masa jabatan Sandiaga Uno selesai ketika ia mengundurkan diri karena maju dalam Pilkada sebagai Calon Wakil Presiden berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Loading...

Sayangnya, perjuangan Sandiaga Uno untuk sampai ke Istana tidak mulus. Ia kalah dalam Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2019.

Karier Sandiaga Uno Sebagai Pengusaha

Bersama rekannya, Sandiaga Uno membuka usaha di bidang keuangan, PT Saratoga Advisor.

Pengelolaannya sukses dan itu membuahkan hasil kekayaan yang luar biasa.

Pada 2009, berdasarkan catatan majalah Forbes, Sandiaga Uno menjadi orang terkaya ke-29 di Indonesia.

Dua tahun kemudian, tahun 2011, Forbes merilis Sandiaga Uno menduduki peringkat ke 37 sebagai orang terkaya di Indonesia.

Total kekayaan Sandiaga Uno waktu itu mencapai US$ 660 juta.

Masa Kecil Sandiaga Uno

Sandiaga Uno menghabiskan masa kecil di kota kelahirannya, Rumbai, Pekanbaru.

Sandi adalah anak kedua dari pasangan Razif Halik Uno dan Rachmini Rachman.

Ayahnya bekerja di perusahaan Caltex di Riau. Ibunya terkenal sebagai pakar pendidikan kepribadian.

Ketika ayahnya tidak bekerja di Caltex, keluarga Sandiaga Uno pindah ke Jakarta.

Di Jakarta, Sandiaga Uno meraih pendidikan di SD PSKD Bulungan, SMPN 12, dan SMA Pangudi Luhur.

Lulus SMA, Sandiaga Uno melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Dia berhasil lulus dari Wichita State University, Amerika Serikat, dengan predikat summa cum laude.

Kemudian mendapat beasiswa melanjutkan pendidikan di Universitas George Washington, Amerika Serikat, lalu lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,00.

Jabatan yang Pernah Disandang Sandiaga Uno

Sebelum ikut dalam bursa pemilu, Sandiaga Uno sudah cukup dikenal di kalangan pebisnis dan pejabat.

Sebab, Sandiaga Uno menduduki beberapa posisi strategis dalam berbagai perusahaan.

Pada 2005–2008, Sandiaga Uno menjadi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)

Sejak tahun 2004 menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

Pada 2013, Sandiaga Uno terpilih sebagai ketua umum PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia).

Di samping jabatan organisasi tersebut di atas, Sandiaga Uno juga pernah menjadi jajaran direksi beberapa perusahaan, antara lain:

PT Adaro Indonesia
PT Indonesia Bulk Terminal
PT Mitra Global Telekomunikasi Indonesia
Interra Resources Limited
PT iFORTE SOLUSI INFOTEK

(NKRIPOST/Industry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *