Akui Dapat Rp70 Juta dari Kematian Warganya karena COVID-19, Ini 5 Fakta Menarik Bupati Jember

BUPATI Jember, Hendy Siswanto, saat ini sedang ramai menjadi perbincangan.

Pasalnya, ia dikabarkan menerima honor Rp100 ribu setiap ada satu warga Jember yang meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19.

Kabar kontroversial ini pun kini menjadi viral dan menuai pro kontra dari berbagai kalangan masyarakat.

Sosok Bupati Jember ini memang kerap menarik perhatian warganet.

Dilansir dari berbagai sumber, ini 5 fakta menarik terkait sosok Bupati Jember Hendy Siswanto.

  1. Pensiun dini dari ASN
    Hendy Siswanto lahir dan menghabiskan hampir seluruh hidupnya di Jember.

Mulai dari meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Mochammad Sroedji Jember hingga menikah dan kemudian memiliki empat orang anak.

Loading...

Bahkan, pria 59 tahun ini juga merupakan mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Perhubungan selama 23 tahun.

Namun, dirinya memilih untuk pensiun dini dari pekerjaannya sebagai seorang ASN.

  1. Pengusaha dari nol

Berkarier menjadi seorang PNS selama 23 tahun tidak membuat jiwa bertualang Hendy luntur.

Loading...

Bahkan, ia memutuskan untuk pensiun dini sebagai seorang ASN.

Pria asli Jember ini memilih untuk memulai kariernya sebagai seorang pengusaha dari nol.

Berbagai macam usaha pun telah dilakoninya, mulai dari bisnis fashion hingga bisnis air mineral.

Bahkan, jauh sebelum mendapatkan gelar sarjana, ia sempat menjadi seorang penjual tape di Pasar Tanjung.

  1. Bupati Jember periode 2021-2024

Siapa sangka, jalan seorang Hendy Siswanto adalah memimpin daerah yang telah ditinggalinya selama hampir 60 tahun hidupnya.

Pada Pilkada Serentak tahun 2020 silam, Hendy memutuskan maju sebagai calon kepala daerah bersama wakilnya, KH M Balya Firjaun Barlaman.

Ternyata, pasangan nomor urut 2 ini berhasil meraup lebih dari 484 ribu suara dan mengalahkan bupati petahana, Faida.

Pada Februari 2021 lalu, Hendy resmi menjadi Bupati Jember periode 2021-2024.

Loading...
  1. Bupati pertama yang membeli mobil Pindad

Nama Hendy Siswanto mencuri perhatian masyarakat Indonesia ketika dirinya memutuskan untuk membeli mobil buatan perusahaan produk militer Indonesia, PT Pindad.

Pria kelahiran 6 Mei 1962 tersebut membeli mobil Maung Pindad dengan harga mencapai Rp600 juta demi dapat secara leluasa menjangkau berbagai daerah di Jember yang dikenal memiliki medan yang sulit.

Ia juga menegaskan bahwa dana pembelian mobil Pindad tersebut berasal dari kantong pribadinya.

  1. Dapat Rp 70 juta dari pemakaman Covid-19

Hendy Siswanto mengaku telah menerima honor Rp100 ribu untuk setiap pemakaman satu jenazah warga Jember yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.

Loading...

Secara keseluruhan, ia mengaku telah menerima hingga Rp70,5 juta.

Honor tersebut diterima atas perannya sebagai pengarah yang memonitor kegiatan pemakaman dan telah ditetapkan dalam SK Bupati Jember terkait Petugas Pemakaman Covid-19.

Sejumlah pejabat di Jember juga mendapatkan honor dengan nilai yang sama.

Namun, Hendy Siswanto mengaku bahwa honor tersebut tidak diterimanya melainkan langsung diberikan kepada keluarga korban meninggal karena Covid-19.

Loading...

(NKRIPOST)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *