Aktivis Lingkungan Hidup Harap Tambang Ilegal di Moncongloe Maros Segera Ditutup

MAROS, NKRIPOST.COM – Aktivitas tambang galian C yang berlokasi di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mendapat sorotan oleh sejumlah pihak lantaran tidak memiliki izin atau ilegal.

Salah seorang Aktivis dan Pemerhati Lingkungan Hidup, Muh Fakhruddin, SH., MH telah melakukan investigasi langsung atas informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas tambang galian C yang tidak memiliki izin (Ilegal) yang berlokasi di Moncongloe Kabupaten Maros.

“Terkait aduan masyarakat, kami sudah lakukan investigasi, memang itu tambang Ilegal yang beroperasi disana,” kata Fakhruddin, Selasa 10 November 2020.

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Yayasan Gerak Bersama Indonesia (YGBI) ini sangat kecewa karena tambang ilegal tersebut berlabel Polda Sulsel.

“Ini adalah tindakan pembiaran yang di lakukan oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam, yang mana di lokasi tambang kami menemukan Armada Truck yang bertuliskan Proyek Polda Sulsel. Jika hal ini terus menerus dilindungi oleh oknum aparat kepolisian maka hal tersebut sangat merugikan masyarakat,” cetus dia.

Menurutnya, tambang galian C ilegal di beberapa titik di Moncongloe Kabupaten Maros sudah merusak lingkungan dan membuat resah masyarakat sekitar.

Loading...

“Jika tidak segera ditutup akan berdampak dengan lingkungan sekitar. Saya sebagai aktivis lingkungan berharap petugas bisa bertindak profesional dan obyektif karena ini merupakan tindak pidana pengrusakan lingkungan yang di lakukan oleh pengusaha,” ungkapnya.

“Jika hal ini tidak menjadi perhatian khusus oleh bapak Kapolda maka kami atas nama Pemerhati Lingkungan akan menempuh proses hukum sesuai UU yang berlaku  dengan menyiapkan data-data temuan kami di lapangan. Bila kegiatan tambang ilegal ini di biarkan terus berjalan maka akan mengakibatkan kerusakan lingkungan dan bisa menyebabkan terjadinya longsor dan banjir bandang,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *