SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Ade Manafe: Yang Berhak Mengangkat PTT Adalah Wali Kota

BAGIKAN :

Kupang, NTT – Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Daerah Kota Kupang, Ade Manafe menegaskan bahwa  tidak adanya perekrutan dan pengangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dalam lingkup Pemkot, saat ditemui diruang kerjanya, Lantai dua Kantor Wali Kota Kupang . Rabu, 13 November 2019.

Menurutnya,  terkait dengan PTT  diatur sesuai dengan Peraturan Wali Kota tentang pengangkatan, pemberhentian maupun hak dan kewajiban PTT. “Jadi yang berhak mengangkat PTT adalah Kepala Daerah dalam hal ini Wali Kota,” katanya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Kupang tidak memiliki anggaran untuk mengangkat dan merekrut PTT, namun untuk mengisi kekosongan DPA pada setiap Dinas akibat ada honorer yang memberhentikan diri dari tugas dan ada yang sudah lolos tes PNS waktu lalu.

Tentunya perlu untuk menerima pengajuan lamaran yang sudah masuk dalam antrian untuk mengisi kekosongan yang ada sehingga anggaran yang dikelola tidak menjadi mubasir. “Kata Ade Manafe”.

Dirinya melanjutkan bahwa, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kupang telah menyetujui anggaran 2019 terkait Rekapan penggajian PTT sehingga sudah disesuaikan dengan kebutuhan Pemkot dengan jumlah  1923 Honorer. Terdiri atas 1769 tenaga teknis, 95 tenaga medis, 7 tenaga guru, dan 52 dokter dengan total gaji 44.257.796.000 (Empat Puluh Empat Milyar Dua Ratus Sembilan Puluh Enam Ribu Rupiah).

Tambahnya, terkait kualitas PTT yang ada dalam DPA 2019, akan dievaluasi pada tanggal 20 November 2019, hal tersebut diupayakan agar dapat mengetahui kelayakan  para Honorer untuk diangkat kembali pada 1 Januari 2020 nanti.

Loading...

Kami berupaya semaksimal mungkin supaya  anggaran itu jangan disetor kembali, kalau di setor kembali, di Kota ini orang yang mencari kerja banyak sehingga lamaran-lamaran yang ada itu kita tampung, nanti ada yang kosong kita isi, karena itu saya kira bagian dari kita memberantas pengangguran di Kota jelasnya.

“Tetapi kalau ada pihak yang bilang kita mengangkat PTT  baru,  itu datang dari mana?, logikanya bagaimana itu? Kita sudah tetapkan anggaran pada Tahun 2018 kita ada perekrutan itu anggaran datang dari mana,” jelasnya.

Lanjut Ade, pada tanggal 20 November 2019 akan ada perekrutan PTT, maka kita akan menilai mana yang layak dan mana yang tidak layak. Yang dibutuhkan itu orang yang disiplin dibidangnya jangan sampai orang kerja tidak sesuai juga kita masukan.

Yulius Tamonob.

Terbitkan Pada: 13 November 2019 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami