NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Ada Apa ??? 4 Bulan PT. BUCP Tidak Bayar Konvensasi 8 KK Desa Tanjung Kelumpang Simpang Pesak Kabupaten Beltim

BAGIKAN :

NKRIPOST, BELTIM – Desa Tanjung Kelumpang Dusun Tanjung Batu, Rabu (08/07/2020, salah satu warga dusun Tanjung batu RT.07/RW.02 yang berinisial STI mengeluhkan biaya konvensasi yang mulai dari bulan April hingga sampai sekarang yang belum -belum juga di terealisasikan oleh pihak PT.BUCP yang bergerak di pertambangan pasir di desa Tanjung kelumpang.

Saat ditanya oleh media NKRIPOST warga dusun Tanjung batu STI memaparkan bahwa uang konvensasi itu per KK dalam tiap bulannya Rp. 400 ribu dan yang harus di bayarkan oleh pihak PT.BUCP dalam setiap bulan nya itu Rp. 3,200.000 yang mana dalam nilai tersebut ada 8 KK yg wajib pihak PT.BUCP bayar kepada masyarakat sesuai perjanjian Pihak PT.BUCP kepada masyarakat yang tertuang dalam surat Perjanjian Kesepakatan Antara PT.Bina Usaha Cipta Pratama (BUCP) dan para pemilik rumah di sekitar Jetty/dermaga BUCP di RT.07/02 Desa Tanjung Kelumpang, Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur.

“Sampai sekarang bulan Juli pihak PT.BUCP sama sekali belum membayar konvensasi kepada masyarakat setempat sesuai perjanjian”, ungkap STI.

Pernah STI mengirimkan SMS kepada pihak PT.BUCP di Jakarta mempertanyakan perihal uang konvensasi yang mana setiap tanggal 1 harus dibayarkan kenapa dari bulan April sampai sekarang Juli belum dibayar tetapi SMS STI tidak direspon atau tidak ditanggapi sama sekali oleh pimpinan PT.BUCP.

“Mereka sudah mengirim 4 kali pengiriman pasir, sebelum lebaran mereka kirim sebanyak 2 kali dan sesudah lebaran kirim 2 kali akan tetapi sampai sekarang uang Konvensasi belum juga mereka bayar kepada kami”, sesal STI kepada Media NKRIPOST.

Menindaklanjuti hal tersebut, saat media NKRIPOST menghubungi pimpinan PT.BUCP yang di Tanjung Kelumpang saudara damos sampai sekarang tidak bisa dihubungi.

Loading...

Hingga berita ini diterbitkan pihak NKRIPOST masih berusaha menghubungi pihak terkait dalam hal ini untuk meminta keterangan seputaran masalah tersebut. (NKRIPOST/NURUL.H)

Terbitkan Pada: 9 Juli 2020 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami