Abaikan Protokol Kesehatan, DPRD Kota Soroti Rapid Test Massal GTC-19 PGK Di Pukesmas Taman Sari

Abaikan Protokol Kesehatan, DPRD Kota Soroti Rapid Test Massal GTC-19 PGK Di Pukesmas Taman Sari

NKRIPOST, PANGKALPINANG – DPRD Kota Pangkalpinang, sangat menyayangkan tindakan dari pihak tim gugus tugas covid-19 (GTC-19-red) Kota Pangkal pinang yang harusnya memberikan contoh yang baik malah sebaliknya, mereka tidak mengikuti dan mentaati aturan protokol kesehatan Covid-19 yakni salah satunya pysical distancing atau menjaga jarak dan menggunakan masker.

Loading...

Melihat kondisi pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia, tak terkecuali Indonesia, bahkan yang terjadi di Bangka Belitung khususnya di Kota Pangkalpinang membuat semua kegiatan yang bisa mengundang banyak orang harus dibatalkan atau ditiadakan, mengikuti himbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Kalaupun terpaksa harus dilakukan, mesti menerapkan protokol kesehatan seperti physical distancing atau jaga jarak, wajib menggunakan masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan guna mencegah dan memutuskan penyebaran virus corona.

Seperti bahasa-bahasa sumbang yang biasa didengarkan dikalangan masyarakat yakni “Aturan itu dibuat, bukan ditaati malah untuk dilanggar”, apakah dikarena merasa hebat, pintar ataupun kuat, mereka melakukan hal itu tanpa ada rasa bersalah, tanpa mengikuti himbauan dan protokol kesehatan seperti kejadian tersebut.

Hal ini terbukti dengan dilaksanakan kegiatan Rapid test beberapa waktu yang lalu, disalah satu pukesmas yang ada di Kota Pangkalpinang yakni di Pukesmas Taman Sari, dimana tidak mengindahkan protap kesehatan dan himbauan dari pemerintah.

Melihat kejadian serta kondisi kegiatan tersebut membuat salah satu anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady dari Partai PKS angkat bicara mengenai kejadian dalam kegiatan Rapid test massal tersebut, beberapa waktu lalu dan sangat menyayangkan kurang memperhatikan yakni menjaga jarak sesuai himbauan standart pencegahan Covid-19.

“Kami menyayangkan kegiatan rapid test massal yg dilaksanakan, kemarin kurang memperhatikan jaga jarak standart pencegahan covid 19”, sindirnya kepada awak media, Sabtu (16/05/2020).

Loading...

Kedepannya, Rio berharap tidak ada penambahan lagi kasus Covid-19, sebaliknya mengalami penurunan angka penderita positif Covid-19 yang ada di Babel khususnya di Kota Pangkalpinang.

“Perhari ini paling tidak Pangkalpinang sudah tidak ada penambahan kasus baru, ini patut kita syukuri. Tetapi aktifitas apapun yang tidak mengindahkan sosial distancing, akan mudah merusak situasi tersebut. Sangat di sayangkan justru panitianya adalah gugus tugas yang seharusnya menjaga protokol kesehatan covid 19, malah sebaliknya melanggar aturan himbauan tersebut”, cetus Rio berharap kedepannya pemerintah dalam hal ini, gugus tugas Kota Pangkalpinang tentu mengikuti himbauan yang telah dikeluarkan. (NKRIPOST/SUMARWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *