6 Fakta Penangkapan Bupati Probolinggo, Nomor 4 Bikin Geleng-Geleng Kepala

BUPATI Probolinggo Puput Tantriana Sari terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (30/8/2021).

PPTantri ditangkap KPK bersama suaminya politisi NasDem, Hasan Aminudin dan delapan orang lainnya.

Mereka kini dibawa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di Kantor KPK, Jakarta.

Pasangan suami istri ini dibawa menggunakan bus menuju Bandara Juanda bersama beberapa orang sekitar pukul 11.15 WIB.

Berikut 6 Fakta Bupati Probolinggo Terkena OTT KPK

1. Ditangkap di Rumah setelah Subuh

Bupati Probolinggo Puput Tatriana Sari terjaring KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) bersama sang suami di rumah pribadi selepas subuh. Keduanya kemudian dibawa ke Ditreskrimsus Polda Jatim.

Loading...

Menurut keterangan warga ada banyak mobil di rumah pribadi bupati di Jalan Ahmad Yani, Probolinggo saat OTT berlangsung.

“Tidak tahu siapa yang ditangkap. Ada banyak mobil dan polisi pagi tadi. Sekitar pukul 05.00 WIB,” kata salah seorang warga, Slamet Riyadi.

2. Diduga Korupsi Lelang Jabatan

Informasi yang dihimpun, Tantri dan Hasan Aminudin ditangkap dalam kasus dugaan korupsi lelang jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Loading...

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron membenarkan kegiatan OTT KPK di Probolinggo.

Namun, dia belum mau membocorkan dalam kasus apa mereka ditangkap.

“Sementara dapat saya sampaikan bahwa benar KPK telah melakukan giat penangkapan,” kata Ghufron.

3. Punya Harta Kekayaan Rp10 Miliar

Harta kekayaan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat fantastis.

Puput yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) bersama suaminya, anggota DPR Hasan Aminuddin memiliki total kekayaan senilai Rp10 miliar.

Sebagaimana pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada laman https://elhkpn.kpk.go.id diakses pada Senin, Puput terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 26 Februari 2021 untuk tahun pelaporan 2020 dengan jabatan sebagai Bupati Probolinggo.

4. Bupati Termuda

Nama Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari yang terjaring KPK bersama sang suami, Hasan Aminuddin dalam operasi tangkap tangan (OTT) cukup akrab di telinga masyarakat.

Sebab, perempuan kelahiran Ponorogo tersebut sudah dua periode memimpin Kabupaten Probolinggo.

Loading...

Tantri terpilih pertama kali tahun 2013, menggantikan suaminya, Hasan Aminudin. Capaian ini cukup fenomenal.

Sebab, saat itu Tantri baru berusia 30 tahun. Karenanya, dia tercatat sebagai bupati perempuan termuda di Indonesia kala itu.

Pada tahun 2018, Tantri kembali terpilih untuk periode kedua. Tantri kembali berpasangan dengan Timbul Prihanjoko untuk memimpin Kabupaten Probolinggo hingga 2023.

5. Rumah Pribadi Bupati Tertutup Rapat

Rumah pribadi Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari tertutup rapat pasca-OTT KPK, Senin (30/8/2021) pagi. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Loading...

Belum diketahui aktivitas polisi di rumah Jalan Ahmad Yani, Probolinggo tersebut. Namun, warga menduga hal itu berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Probolinggo yeng tengah ramai.

“Saya tidak tahu siapa yang ditangkap. Jam 05.00 WIB tadi ada banyak mobil dan polisi,” kata salah seorang warga, Slamet Riyadi.

6. Bupati Probolinggo Tertunduk

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan delapan terduga pelaku lainnya terus menunduk begitu keluar gedung Ditreskrimsus Polda Jatim.

Mereka menjalani pemeriksaan awal sebelum diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut di Gedung KPK.

Loading...

Pantauan di lapangan, dari 10 terduga pelaku yang diamankan, suami Bupati Probolinggo, Hasan Aminudin terlihat paling tenang. Memakai jaket dan topi, politisi Partai NasDem itu berjalan santai menuju bus penjemputan.

Kedua tangannya bersedekap di atas perut sambil memegang botol air mineral. Sementara pandangan lurus ke depan. Mantan bupati Probolinggo dua periode itu tampak begitu tegar.

(NKRIPOST/Inews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *