NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

5 Kali Aksi Di Depan KPK Dicuekin, Karyawan PT Palma Satu Kembali Datangi KPK

BAGIKAN :

JAKARTA – Setelah 5 (lima) kali melakukan unjuk rasa belum ada tanggapan dari KPK, hari ini sekitar 400 karyawan kebun kelapa sawit PT Palma Satu kembali datang langsung dari pekan baru kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung KPK guna meminta keadilan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum.

Aksi keenam kali ini di baluti dengan aksi teatrikal yang menggambarkan keadaan dan tuntutan dari karyawan kebun kelapa sawit PT Palma Satu. Selasa 3 Nov 2019.

Dalam orasi yang dilakukan oleh koordinator perwakilan karyawan kebun kelapa sawit PT Palma Satu menyampaikan bahwa KPK selaku Lembaga penegakan hukum yang Independen dan mempunyai kekuatan penuh tidak boleh tebang pilih dalam penegakan hukum apalagi di susupi kepentingan sehingga dalam bertindak tetap harus mempertimbangkan masyarakat kecil yang berdampak.

Masih dalam orasinya, koordinator perwakilan karyawan kebun kelapa sawit PT Palma Satu merasakan adanya aroma tebang pilih dan perlakuan tidak adil dari KPK seperti contoh kasus OTT yang terjadi pada oktober 2018 lalu melibatkan petinggi PT Bina Sawit Abadi Pratama yang jelas secara nyata sudah terbukti di Pengadilan, namun karena “katanya” dana yang di gunakan untuk melakukan suap yang di nilainya tidak kecil tersebut barasal dari rekening tabungan pribadi direkturnya (secara logika tidak masuk akal) sehingga terkesan hanya menerima saja alasan ini dengan tidak mengajukan upaya hukum atas putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, semestinya hal ini tidak boleh terjadi.

Apalagi sampai dengan saat ini koorporasi dan pemiliknya tidak tersentuh dan selama proses yang terjadi saat itu sepengetahuan kami rekening perusahaannya tidak di blokir, lain halnya dengan yang di lakukan terhadap PT Palma Satu yang sebelumnya telah di periksa dan terbukti oleh pengadilan bahkan sampai dengan tingkat MA tahun 2016 tidak ada bukti yang menunjukan bahwa PT Palma Satu ada merugikan negara atau mendapatkan keuntungan namun tanpa pernah di periksa pada tanggal 29 april 2019 Bapak Laode M Syarif langsung menetapkan PT Palma Satu sebagai tersangka bersama dengab Owner serta sejak tanggal 21 Oktober 2019 rekening perusahaan PT Palma Satu di blokir.

Dalam orasinya juga yang di lakukan oleh perwakilan karyawan kebun kelapa sawit menyampaikan sejak di blokirnya rekening PT Palma Satu tanggal 21 oktober 2019 oleh KPK, sampai dengan hari ini karyawan kebun karyawan kebun kelapa sawit PT Palma Satu belum dapat meneriman pembayaran atas hak hak kami berupa gaji dan catu beras selama 2 (dua) bulan terakhir.

Loading...

Menurutnya Keadaan tersebut menyebabkan 1.100 Karyawan Kebun Kelapa Sawit PT Palma Satu kehilangan hak untuk hidup, mempertahankan hidup dan meningkatkan taraf hidup karena sumber pemasukan kami yaitu gaji terhenti akibat pemblokiran rekening perusahaan yang di lakukakan KPK.

Untuk itu koordinator perwakilan karyawan kebun kelapa sawit PT Palma Satu ingin mempertanyakan kepada komisioner KPK mengenai apa alasan di blokirnya rekening PT Palma Satu.

Mengingat berdasarkan putusan pengadilan sampai tingkat MA tahun 2016 tidak ada bukti yang menunjukan bahwa PT. Palma Satu, juga berdasarkan Putusan Pengadilan sampai tingkat MA tahun 2016 tidak ada bukti yang menunjukan bahwa PT Palma Satu ada merugikan negara atau mendapatkan keuntungan.

Sebagai karyawan kebun kelapa sawit PT Palma Satu meminta KPK untuk memberikan keadilan dan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum.

Apalagi dampak dari tebang pilih dan tidak adanya keadilan tersebut sangat merugikan karyawan kebun kelapa sawit PT Palma Satu.

Dan terkait dengan hal-hal yang koordinator perwakilan karyawan kebun kelapa sawit PT Palma Satu, sampaikan secara langsung di depan Gedung KPK hingga saat ini tidak ada suatu jawaban kepastian dari KPK dan berharap KPK lebih mengedepankan rasa kemanusiaan ketimbang kekuatannya dan tidak di susupi kepentingan oknum-oknumnya(**)

Terbitkan Pada: 4 Desember 2019 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami