NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

22 Juta anggaran LMK di salah gunakan Lurah

BAGIKAN :
LMK Pademangan Timur di undang Biro TAPEM DKI Jakarta untuk melakukan audit

Jakarta – Lembaga Musyawarah Kelurahan yang disingkat LMK merupakan suatu badan resmi yang berkedudukan di tiap kelurahan, yang didirikan berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2010.

Para anggotanya dipilih secara demokratis melalui proses demokrasi di akar rumput (grassroot) pada tingkat RW (Rukun Warga). Mereka yang dipilih merupakan tokoh masyarakat di tingkat RW,dengan kata lain LMK adalah tangan kanan Lurah untuk menyampaikan hal atau informasi kepada warga .

Karena tupoksi (tugas pokok dan fungsi )LMK tentunya mereka mempunyai sebilang anggaran Pemprov yang bisa mereka pergunakan untuk setiap kegiatan kewargaan melalui Sekretaris Kelurahan di setiap kelurahan di mana LMK berada ,tapi kini polemik dana operasional LMK di kelurahan Pademangan Timur mengalami kerancuan akibat alokasi dana LMK yang tidak pada mestinya .

Saat di sambangi awak media ,ketua LMK kelurahan Pademangan Timur dan seluruh anggota LMK membenarkan bahwa ada penyimpangan dana operasional LMK di Tahun 2019 “ya kami menyampaikan bahwasannya Lurah kami telah melakukan penyimpangan anggaran kesekreteriatan LMK sebesar kurang lebih 22 juta,hal ini terungkap setelah kami adakan audit anggaran ke BIRO TAPEM(Tata Pemerintahan) di Balaikota beberapa waktu lalu “jelas Syahruddin ,ketua LMK Pademangan Tifmur

“Kami LMK PADEMANGAN TIMUR JAKARTA UTARA di undang ke sana ,dan di hadiri oleh semua unsur Inspektorat ,dan Lurah pun hadir juga di waktu itu ” tutur nya

“Sebenar nya dana operasional kami itu kemana ,setiap kami ada kegiatan dan kami ingin claim alasannya kami salah prosedural ,tapi kami tidak diberi tahu dimana letak kesalahannya,setelah kami rinci anggaran kami itu ada selisih 22 Juta,kami pun menanyakan kemana anggaran itu ,dan di saat kami tanyakan alasannya sangat membingungkan ,alhasil sampai hari ini tidak ada kejelasan dana 22 Juta itu”sambung Syahrudin

Loading...

“Yang perlu di garis bawahi adalah Lurah telah mengalokasikan anggaran operasional LMK untuk hal yang tidak jelas dan kami pun nyaris tidak pernah di libatkan di setiap kegiatan kemasyarakatan apa lagi di situasi Negara yang sedang dalam keadaan pandemi Covid 19 ini kami pun tidak dilibatkan secara langsung menjadi gugus tugas Covid 19.Jadi memang selama pak Lurah ini menjabat di Kelurahan Pademangan Timur beliau nyaris tidak pernah bersinergi dengan kami dan sekarang kami atas nama LMK Kelurahan Pademangan Timur berharap pertanggung jawaban lurah terhadap dana operasional kami sebesar 22 Juta itu “tandas nya

Terbitkan Pada: 28 Agustus 2020 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami