203 Milyard dana Corona Terbesar di Jateng, Jepara di Zona Merah Merona

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Juga Wakil Ketua DPRD Jepara Drs. Junarso (Foto: Tengah)

NKRIPOST.COM, JEPARA – Kamis ( 17/12-2020) malam dengan penambahan 74 orang warga Jepara yang terkonfirmasi Covid-19 total warga yang terpapar mencapai 3.431 orang.

Sungguh sangat mencemaskan, prosentase orang yang sakit kembali naik tinggi menjadi 23,72 % dan yang meninggal masih di angka 7,05 %. Sementara prosentase orang yang sembuh menurun tajam menjadi 69,22 %.

Sungguh sangat ironis penanganan corona di Jepara, anggaran 203 Milyard lenyap tetap zona merah membara. Kalau kita Perbandingan kota besar Surabaya dianggar hanya 200 Milyard saat zona hijau, bisa melakukan rapittes gratis kepada warganya, ruang isolasi rumah sakit cukup. Tapi di Jepara ? Ada apa dengan dana Corona?

Ironisnya belum nampak kebijakan yang kuat untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dari sisi hulu yaitu langkah pencegahan melalui protokol kesehatan 3 M ( memakai masker, mencuci tandan dan mengindari kerumunan tanda prokes.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan dan juga sebagai Wakil DPRD Jepara Drs. Junarso meminta Pemerintah Kabupaten Jepara untuk menyediakan tempat karantina yang representatif dengan petugas medias, obat dan makanan yang bergizi.  Ini juga sebagai jalan keluar dari keterbatasan tempat tidur atau daya tampung rumah sakit, tambah Junarso. Kini ada 3 tempat karantina, tetapi tidak difungsikan, ujarnya.

Loading...

Menurut Junarso, pencegahan di hulu harus lebih digencarkan melalui berbagai perangkat paraturan yang ada, oleh Tim Gakum. “Jangan hanya dibiarkan berjalan apa adanya. Sebab ini persoalan wabah yang telah ditetapkan oleh presiden sebagai bencana nasional. Faktanya angka kedaruratan Jepara juga semakin meningkatr dan mencemaskan,” ujar Junarso.

NKRIPOST : Purnomo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *