1,5 Jam Pencarian Tim SAR Gabungan Temukan Sawi Kondisi Meninggal

NKRIPOST, BANGKA BELITUNG – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap saudara sawi, sawi merupakan pemancing udang di sungai manggarau,kab. Bangka.

Pencarian ini di mulai pukul 07:00 WIB pagi ini, sebelumnya upaya pencarian kemarin yaitu penyusuran sungai hutan manggrove dari sungai manggarai hingga sungai air pandan tapi belum menemukan hasil.

Fazzli, S.A.P menjelaskan bahwa untuk pencarian hari ini akan melakukan penyisiran melalui darat dan air.

“Tim kita bagi menjadi 2 yakni ada yang menggunakan perahu karet serta perahu nelayan dan ada yang melakukan penyisisar di pesisir untuk melihat di kayu – kayu atau semak belukar pinggir sungai.
Untuk kendala yang di alami yakni sungai ini airnya pasang surut, seandainya saja korban jatuh dapat kemungkinan terbawa ke bawah ketika surut namun kalau sudah pasang kembali ke atas, namun apabila korban terjatuh dan berenang ke hutan maka tim yg menyusur di pinggir bertugas untuk melihat jejak korban , siapa tahu korban tersesat”, paparnya.

Hingga kini Tim SAR Gabungan masih berupaya semaksimal mungkin agar dapat segera menemukan korban an sawi.

Sebelumnya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang menerima info kondisi membahayakan manusia, yaitu sawi (23/L)
Di laporkan oleh Bapak Nandang dalam hal ini menjabat aparat desa penagan bukit luwi.

Loading...

Bahwa korban sawi hilang pada pukul 08:00 WIB 11 september 2020 di sungai manggarau Dan ditemukan peralatan korban di dalam perahu tersebut namun korban tidak di dalam perahu. Diketahui korban memiliki riwayat asma dan korban diduga terjatuh dari perahunya.

Namun tepatnya berselang beberapa jam kemudian, Tim Basarnas Babel bersama Potensi SAR setelah melakukan pencarian selama 1jam 30 menit dari pukul 07:00 WIB hingga 08:30WIB akhirnya korban Sawi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni pada posisi 118 meter arah timur laut dari LKP ( Last Known Position) .

Selanjutnya korban di evakuasi kerumah duka. Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR Gabungan ini ditutup dengan dilakukannya debreifing penutupan Operasi SAR pada pukul 10.00 WIB.

Loading...

“Saya mewakili Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan mengucapkan Terima kasih banyak atas bantuan para instansi, sukarelawan dan warga setempat yang turut membantu dalam Operasi SAR ini, berkat bantuan dari bapak dan ibu Operasi SAR ini berjalan dengan baik”, ucap Fazzli. (NKRIPOST BABEL/SUMARWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *